Rp607 Juta Digelontorkan untuk Jalan dan Bronjong di Kebonrejo
Perbaikan jalan dan bronjong Kali Seling di Kebonrejo, Temon, Kulonprogo, rampung. Lahan warga yang sempat tergerus hingga lima meter kini lebih aman.
Anggota Komisi III DPRD Kulonprogo, Suradi, meninjau langsung pekerjaan normalisasi Sungai Serang di Kalurahan Bendungan, Kapanewon Wates, pada Kamis (10/9/2026)./ Harian Jogja-Khairul Ma'arif
Harianjogja.com, KULONPROGO—Sejumlah sungai di Kabupaten Kulonprogo mulai ditangani menjelang datangnya musim hujan. Pengerukan sedimen dan penguatan struktur tepi sungai dilakukan di sejumlah titik sebagai bagian dari upaya mengurangi risiko luapan air, terutama di wilayah selatan Kulonprogo.
Anggota Komisi III DPRD Kulonprogo, Suradi, meninjau langsung pekerjaan normalisasi Sungai Serang di Kalurahan Bendungan, Kapanewon Wates, pada Kamis (10/9/2026).
Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat perkembangan pekerjaan fisik penanganan sungai sekaligus memastikan upaya mitigasi banjir berjalan sesuai kebutuhan di lapangan.
Suradi mengapresiasi langkah Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSSO) yang melakukan penanganan di sejumlah lokasi rawan.
"Dalam menghadapi musim hujan, Pemda Kulonprogo berkolaborasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak untuk melaksanakan penanganan banjir, khususnya di Kulonprogo bagian selatan," ujar Suradi saat ditemui di lokasi, Kamis (10/9/2026).
Berdasarkan hasil monitoring di lapangan, BBWSSO telah melaksanakan sejumlah pekerjaan fisik untuk menangani aliran sungai di Kulonprogo.
Pada program pemeliharaan rutin di kawasan Kali Serang, pengerukan dilakukan di enam titik. Lokasi tersebut tersebar di Kalurahan Wates, Kalurahan Margosari, Kalurahan Triharjo, hingga Kalurahan Bendungan.
Pengerukan dilakukan sebagai bagian dari pemeliharaan aliran sungai menjelang musim hujan. Penanganan sedimentasi menjadi salah satu pekerjaan yang dilakukan untuk menjaga kondisi aliran sungai.
Sebelumnya, normalisasi Sungai Serang juga telah dilakukan BBWSSO pada Agustus 2026. Penanganan tersebut ditujukan untuk mengatasi sedimentasi yang mempersempit aliran sekaligus mengurangi risiko limpasan ketika hujan.
Selain Sungai Serang, pekerjaan pemeliharaan juga dilakukan pada sejumlah anak sungai.
Terdapat tiga titik pengerjaan di Kali Nagung. Sementara itu, masing-masing satu titik penanganan dilakukan di Kali Seling, Kali Sudu, dan Kali Turi.
Dengan penanganan yang tersebar di sejumlah aliran tersebut, pekerjaan tidak hanya berfokus pada satu sungai. Pemeliharaan juga menyasar anak-anak sungai yang menjadi bagian dari sistem aliran air di wilayah Kulonprogo.
Selain pengerukan sedimen, penanganan pengendali banjir juga dilakukan melalui penguatan struktur di tepi sungai.
Suradi mengatakan BBWSSO telah melaksanakan pemeliharaan berkala maupun pemeliharaan rutin prasarana pengendali banjir di sejumlah lokasi.
"Penanganan berkala maupun pemeliharaan rutin prasarana pengendali banjir dari Balai Besar sudah dilaksanakan di beberapa lokasi, baik berupa perkuatan bronjong maupun pemasangan batu kali," jelas Suradi.
Pekerjaan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga struktur tepi sungai sekaligus mengurangi potensi kerusakan akibat aliran air.
Bagi DPRD Kulonprogo, pekerjaan penanganan sungai menjadi penting karena sejumlah wilayah di bagian selatan memiliki kerentanan terhadap genangan ketika hujan turun dengan intensitas tinggi.
Suradi berharap pengerukan dan berbagai pekerjaan penguatan sungai yang dilakukan dapat meningkatkan kemampuan aliran sungai dalam menghadapi debit air ketika musim hujan mencapai puncaknya.
" Kami atas nama DPRD Kulonprogo mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya kepada Balai Besar yang telah merespon apa yang menjadi kendala di Kabupaten Kulonprogo. Karena waktu menjelang musim hujan pasti berpotensi terjadi banjir, mudah-mudahan dengan pengerukan ini Kulonprogo nantinya bisa bebas dari banjir," jelasnya.
Kepala BPBD Kulonprogo, Setiawan Tri Widada, mengatakan normalisasi sungai menjadi salah satu langkah penting dalam menghadapi musim penghujan.
Menurut dia, wilayah Wates dan kawasan selatan Kulonprogo termasuk daerah yang perlu mendapat perhatian karena memiliki kerentanan terhadap banjir ketika musim hujan.
"Normalisasi kali sangat bermanfaat dalam pengendalian banjir. Menurunkan risiko genangan air secara signifikan pada kawasan rawan banjir dan mempercepat aliran air dari hulu menuju ke laut tanpa hambatan penyempitan," ucap Setiawan.
Penanganan Sungai Serang juga bukan persoalan baru di wilayah Kulonprogo. Kondisi sedimentasi dan kebutuhan normalisasi sungai telah menjadi perhatian dalam beberapa waktu terakhir.
Pada Agustus 2025, Komisi C DPRD DIY juga pernah membahas kondisi Sungai Serang di Wates. Saat itu, sejumlah kalurahan menyampaikan kondisi tanggul yang memprihatinkan dan meminta normalisasi sungai.
Karena itu, pekerjaan yang dilakukan BBWSSO pada sejumlah titik menjadi bagian dari penanganan infrastruktur sungai yang diharapkan dapat mengurangi risiko ketika curah hujan meningkat.
Dengan musim hujan yang semakin dekat, pemeliharaan aliran sungai dan penguatan prasarana pengendali banjir menjadi salah satu bagian dari kesiapsiagaan menghadapi potensi genangan di kawasan selatan Kulonprogo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Perbaikan jalan dan bronjong Kali Seling di Kebonrejo, Temon, Kulonprogo, rampung. Lahan warga yang sempat tergerus hingga lima meter kini lebih aman.
DPRD Bantul meminta data 9.216 KPM yang terindikasi judi online diverifikasi ulang karena dikhawatirkan terjadi kesalahan dan penyalahgunaan NIK.
Teknologi MotoGP seperti IMU, kontrol traksi, wheelie control, quick shifter, dan ABS kini hadir pada motor jalan raya.
Normalisasi sejumlah sungai di Kulonprogo dilakukan untuk mengantisipasi banjir saat musim hujan. DPRD mengecek pengerukan dan penguatan tepi sungai.
Cara merawat mobil listrik tidak hanya soal baterai. Simak panduan pengisian daya, fast charging, ban, coolant, software, dan penyimpanan.
Timnas Basket Indonesia kalah 53-98 dari Jepang di laga perdana Asian Games 2026. Simak jalannya pertandingan dan jadwal selanjutnya melawan Korea.