Kehancuran Ekologi RI di Balik Transisi Energi Disuarakan di COP30
Nasib banyak Masyarakat Adat justru kian terancam oleh ambisi transisi energi global.
Ilustrasi Kartu Identitas Anak (KIA). (JIBI/Solopos/Antara/Budiyanto)
Sleman resmi terbitkan Kartu Identitas Anak (KIA).
Harianjogja.com, SLEMAN--Anak-anak di wilayah Sleman kini bisa membuat Kartu Identitas Anak (KIA). Desember ini, ditargetkan 24.000 keping KIA dapat dicetak.
Pencetakan KIA tersebut dilakukan setelah Peraturan Bupati Sleman No.39/2017 yang salah satunya mengatur tentang Kartu Identitas Anak (KIA) disahkan. Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Sleman pun saat ini gencar melakukan sosialisasi agar seluruh anak di wilayah Sleman bisa mendapat hak identitas berupa KIA.
Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Sleman, Endang Mulatsih mengatakan, jumlah wajib KIA di wilayah Sleman tercatat 265.429 anak. Mereka berusia di bawah 17 tahun terdiri atas laki-laki sebanyak 136.260 orang dan perempuan 129.169 orang. "Kami berharap seluruh anak nanti memiliki KIA," katanya kepada Harianjogja.com, Kamis (7/12/2017).
Penerbitan KIA di Sleman, katanya akan dibagi dalam beberapa tahap. Untuk tahap awal 2017 ini, Dukcapil menyiapkan sebanyak 24.000 keping KIA sementara tahun depan disediakan 70.000 keping KIA sesuai kemampuan anggaran daerah. "Penerbitan KIA dilakukan bertahap. Kami memiliki skala prioritas," jelasnya.
Format fisik KIA, katanya, tidak sama untuk semua usia. Perbedaannya terletak pada keberadaan foto pada KIA tersebut. Jika anak usia lima tahun ke atas dilengkapi dengan foto, maka anak berusia di bawah lima tahun tidak dilengkapi dengan foto.
Penyediaan blanko KIA, kata Endang, sepenuhnya ditanggung dan disesuaikan dengan kemampuan APBD Pemkab. Pusat, katanya hanya memberikan apresiasi (pemberian blanko) kepada kabupaten dengan tingkat pembuatan akte kelahiran 83% sementara pembuatan akte kelahiran baru di Sleman mencapai 80,6%.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Nasib banyak Masyarakat Adat justru kian terancam oleh ambisi transisi energi global.
Pendakian Gunung Gede Pangrango ditutup 27-28 Mei 2026. TNGGP siagakan petugas untuk cegah pendaki ilegal.
Warga Kulon Progo gunakan anyaman daun kelapa sebagai wadah daging kurban untuk kurangi sampah plastik saat Iduladha 1448 H.
AS mengerahkan jet tempur F-22 dan puluhan pesawat pengisi bahan bakar di Israel hingga akhir tahun 2026.
Toyota bidik 300 SPK di IIMS Surabaya 2026 lewat peluncuran mobil hybrid baru dan berbagai program insentif pembelian kendaraan EV.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Kamis 28 Mei 2026 lengkap semua stasiun dengan tarif Rp8.000 dan keberangkatan pagi hingga malam.