Harga Beras Rendah, Petani Bantul Pilih Simpan Hasil Panen
Logo Kabupaten Sleman. (JIBI/Harian Jogja/Dok)
Keberadaan diorama ini penting sebagai bagian dari penyelamatan dokumen sejarah Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN-Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sleman menargetkan pembangunan gedung diorama Sleman pada 2018. Diorama ini akan memuat perjalanan sejarah Sleman mulai dari masa prasejarah hingga kini.
Ayu Laksmi Dewi Tri Astika Putri, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan menerangkan, keberadaan diorama ini penting sebagai bagian dari penyelamatan dokumen sejarah Sleman. "Harapannya bisa terealisasi secepat mungkin, mungkin bisa mulai dibangun tahun depan," katanya, Kamis (7/12/2017).
Secara fisik diorama ini akan sama dengan museum, tetapi dilengkapi dengan dokumen asli yang sah. Sebagai tahap awal, pihaknya sudah mulai melakukan diskusi dan kajian untuk membahas perjalanan sejarah Sleman dari masa ke masa. Penyusunan alur cerita juga mulai dilakukan untuk melihat rangkaian sejarah termasuk dengan berkonsultasi bersama beberapa ahli.
Budi Wibowo, Kepala Badan Perpustakaan, Arsip, dan Dokumentasi (BPAD) DIY sebelumnya mengatakan, niatan ini merupakan hal yang baik. Terlebih lagi, Sleman merupakan daerah yang pertama kali akan mencetuskan ide ini dan memulai tahapan pembangunanya. "Rencanannya DIY baru akan mulai membuat diorama tahun depan," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Persis Solo terdegradasi ke Liga 2 meski menang 3-1. Suporter kecewa, Wali Kota Solo minta tim segera bangkit.
Persib Bandung resmi juara Super League dan cetak hattrick. Bobotoh rayakan kemenangan meriah di Stadion GBLA.
Dua pria ditangkap usai diduga tabrak lari di Solo. Mobil menabrak tiang dan pohon, pelaku sempat diamuk massa.
Lima dosen UPN Jogja disanksi setelah terbukti lakukan pelecehan verbal. Kampus tegaskan komitmen lingkungan bebas kekerasan.
Pemerintah bongkar mafia pangan, dari beras oplosan hingga pupuk palsu. Kerugian rakyat ditaksir puluhan triliun rupiah.