Rendah Hati, Probosutedjo Suka Bangun Pagar
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman bakal mengubah pola pelatihan tanggap bencana
Harianjogja.com, SLEMAN-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman bakal mengubah pola pelatihan tanggap bencana tahun depan. Pelatihan akan dilakukan dengan pola tersertifikasi per individu.
Pelatihan dengan sistem baru ini memungkinkan setiap individu memiliki klasifikasi kemampuan yang berbeda. Dengan demikian, setiap kelompok relawan akan mendapatkan keahlian yang berbeda tergantung potensi bahaya di masing-masing daerahnya.
Hal ini disampaikan oleh Haru Saptono, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Sleman usai Apel Siaga Komunitas Relawan Se-Kabupaten Sleman, Instansi Terkait Dalam Kesiapsiagaan Menghadapi Cuaca Ekstrim, Selasa (12/12/2017).
"Tahun 2018 kita ubah polanya," terangnya kepada wartawan.
Sebelumnya, pelatihan yang dilakukan berupa managemen posko, proses evakuasi, medis dan SAR. Relawan biasanya mendapatkan pendidikan dari narasumber yang berasal dari kalangan Dinas Kesehatan, BPBD, dan Basarnas.
Adapun, pemerintah daerah juga telah bersiaga menghadapi cuaca ekstrim yang diprediksi terjadi pada akhir bulan Desember hingga awal Januari dengan menggandeng 51 Komunitas Relawan.
Kepala Pelaksana BPBD Sleman, Joko Supriyanto dalam acara yang sama menyebutkan jumlah relawan di Sleman mencapai 1.970 anggota.
Selama cuaca ekstrem ini, pihaknya juga terus berkoordinasi dengan lintas sektor untuk selama siaga. Penyelenggaraan apel ini juga menjadi bagian dari proses kesiapan menghadapi cuaca ekstrem ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SPMB Bantul 2026 resmi ditetapkan. Pendaftaran SMP full online dengan sistem RTO, ini syarat, jalur, dan kuotanya.
Hari Jadi Sleman ke-110 berlangsung meriah. Sri Sultan HB X tekankan refleksi dan pelestarian budaya di tengah modernisasi.
Persija menang 3-0 atas Semen Padang di laga terakhir Super League 2026. Gustavo Almeida cetak dua gol, Macan Kemayoran finis ketiga.
Empat mahasiswa Indonesia raih penghargaan di EuroMUN 2026 di Belanda, bukti kualitas generasi muda di level global.
Mahasiswa UGM dan UIN adu inovasi mengubah eks tambang timah Belitung menjadi desa wisata berkelanjutan berbasis lingkungan dan ekonomi kreatif.