Kamis Pon Ditetapkan Jadi Hari Reresik Pasar Tradisional di Jogja

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Jum'at, 15 Desember 2017 09:20 WIB
Kamis Pon Ditetapkan Jadi Hari Reresik Pasar Tradisional di Jogja

Harian Jogja/Gigih M. Hanafi Para pengunjung pasar memilih baju yang dijual di salah satu los Pasar Beringharjo, Jogja, Minggu (20/7). Sepekan menjelang Lebaran, sejumlah pasar serta mall mulai dipadati pengunjung untuk berbelanja.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Jogja memutuskan tiap Kamis Pon merupakan hari reresik atau bersih-bersih pasar tradisional

 
Harianjogja.com, JOGJA- Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Jogja memutuskan tiap Kamis Pon merupakan hari reresik atau bersih-bersih pasar tradisional.

Kamis Pon dipilih dengan beberapa pertimbangan di antaranya Sri Sultan Hamengku Buwono I memproklamirkan Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat dengan pada 13 Maret 1755 silam.

Gerakan reresik pasar ini akan dimulai pada 18 Januari 2018 mendatang. "Yang mengusulkan hari reresik ini dari pedagang, kami hanya mengikuti," kata Kepala Disperindag Kota Jogja, Maryustion Tonang, di Balai Kota, Kamis (14/12/2017).

Dengan demikian, setiap Kamis Pon nantinya semua pedagang pasar tradisional akan berhenti sejenak 1-2 jam untuk kerja bakti. Namun, Maryustion mengatakan, waktu kerja bakti disesuaikan masing-masing pasar. Ada yang mulai reresik di pagi hari, siang, sore, dan malam hari, selama masih dalam Kamis Pon. Kegiatan ini akan diawali di Pasar Bringharjo nanti.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online