Klaim BPJS Ketenagakerjaan Tembus Rp242 Miliar
Ilustrasi nyamuk Aedes aegypti penyebar demam berdarah dengue. (JIBI/Solopos/Dok.)
Kulonprogo memang baru saja kembali melewati puncak siklus enam tahunan pada 2016 kemarin
Harianjogja.com, KULONPROGO-Jumlah kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kulonprogo hampir bisa dipastikan turun signifikan tahun ini. Meski begitu, masyarakat tetap diminta mewaspadai tren kejadian DBD yang umumnya kerap meningkat saat musim hujan.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kulonprogo Bambang Haryatno mengatakan, sebanyak 85 kasus DBD dilaporkan terjadi hingga akhir November 2017. Kendati belum final, angka itu bahkan tidak sampai seperempat dari kejadian sepanjang 2016 lalu yang mencapai 381 kasus. Jumlah korban jiwa sementara ini juga tercatat satu orang, sedangkan tahun sebelumnya ada dua orang.
Bambang mengungkapkan, Kulonprogo memang baru saja kembali melewati puncak siklus enam tahunan pada 2016 kemarin. Dia cukup yakin tidak ada penambahan kasus yang signifikan hingga akhir tahun 2017. Walau demikian, pihaknya tidak akan lengah dan selalu mengingatkan masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaannya.
“Desember, Januari, Februari itu biasanya sering terjadi peningkatan kasus. Hujan yang belum rutin setiap hari seperti sekarang ini juga rawan,” kata Bambang, Jumat (15/12/2017).
Menurut Bambang, jumlah kasus DBD yang terjadi pada bulan-bulan awal memang cenderung mencolok setiap tahun. Pada 2016 lalu, sebanyak 34 kasus terjadi di Januari dengan korban jiwa satu orang. Dinkes Kulonprogo juga mencatat adanya 15 kasus pada Januari 2015 dengan satu penderita yang terenggut nyawanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
AAP rilis panduan baru: waktu istirahat sekolah wajib dilindungi sebagai kebutuhan dasar anak, bukan kemewahan. Simak manfaat medisnya di sini.
Satgas PPKS UPNVY selidiki dugaan kekerasan seksual yang viral di media sosial dengan komitmen perlindungan korban dan investigasi objektif.
Ibunda Fedi Nuril, Gusmawati Nuril binti Hasan Basri, meninggal dunia pada Selasa 19 Mei 2026. Unggahan duka banjir doa dari penggemar.
WhatsApp luncurkan fitur kirim foto terbaru di iPhone tanpa tutup ruang chat. Simak tampilan menu Recents baru khusus pengguna iOS.
Liverpool dan Adidas meluncurkan jersey kandang musim 2026/2027 bernuansa retro era juara liga 1989-90 dengan teknologi CLIMACOOL+.