JNE Dukung Promosi Pariwisata Cilacap
JIBI/Solopos/Ardiansyah Indra Kumala Siswa berkebutuhan khusus, Dicky memperhatikan bahasa isyarat petugas dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo saat sosialisasi pemilu di Aula SMK Negeri 9, Banyuanyar, Banjarsari, Solo, Kamis (13/2). Kegiatan tersebut merupakan upaya untuk meningkatkan partisipasi pemilih pemula pada pemilu legislatif 9 April mendatang.
Para pemilih pemula diharapkan tidak melewatkan kesempatan itu untuk menggunakan hak pilihnya secara bijak
Harianjogja.com, KULONPROGO-Pesta demokrasi akan kembali dilaksanakan serentak di Indonesia pada tahun 2019. Para pemilih pemula diharapkan tidak melewatkan kesempatan itu untuk menggunakan hak pilihnya secara bijak.
Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kulonprogo, Tri Wahyudi mengatakan Pemkab Kulonprogo terus berupaya meningkatkan kesadaran politik dan kualitas demokrasi di kalangan masyarakat. “Kami bekerja sama dengan KPU dan Panwaslu Kulonprogo,” ujar dia, Jumat (15/12/2017).
Tri mengungkapkan, salah satu hal yang menjadi perhatian pemerintah adalah partisipasi pemilih pemula dalam setiap pemilu, termasuk yang akan digelar pada 2019 mendatang. Berbeda dengan Pilkada 2017 kemarin, masyarakat bakal dihadapkan pada lebih banyak pilihan.
Masyarakat mesti memilih anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten, kota, dan provinsi, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Dewan Perwakilan Daerah (DPD), serta presiden dan wakil presiden.
Meski masih lebih dari setahun lagi, Tri berpendapat pendidikan politik bagi calon pemilih pemula tidak ada salahnya mulai digalakkan. Dia lalu mengatakan instansinya baru saja menyelenggarakan sosialisasi kepada 120 siswa SMA/SMK di Kulonprogo.
Acara itu berlangsung selama tiga hari di Rumah Pintar Pemilu Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kulonprogo sejak Selasa (12/12/2017) kemarin. Narasumbernya bukan hanya dari Kantor Kesbangpol, melainkan juga KPU dan Panwaslu Kulonprogo.
Tri berharap para pemilih pemula menggunakan hak pilihnya secara bijaksana, bukan karena politik uang atau menjadi golput. “Pemilih pemula yang belum pernah melakukan proses pemilu ini diharapkan bisa memakai hak pilihnya dengan baik untuk memilih wakil rakyat yang akan menentukan arah pembangunan bangsa selama lima tahun ke depan,” kata Tri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPJS Ketenagakerjaan Sleman genjot Peladi Makarti di 35 kalurahan untuk lindungi pekerja informal dan percepat Universal Coverage Jamsostek 2026.
Neymar kembali dipanggil timnas Brasil untuk Piala Dunia 2026. Carlo Ancelotti membawa kombinasi pemain senior dan bintang muda.
Kemlu RI siapkan langkah perlindungan bagi WNI peserta Global Sumud Flotilla yang dicegat Israel di Laut Mediterania menuju Gaza.
Harga emas Pegadaian hari ini turun. Emas Antam Rp2,861 juta, UBS Rp2,788 juta, dan Galeri24 Rp2,756 juta per gram.
Jadwal Bus Malioboro–Parangtritis hari ini, tarif Rp12.000, solusi wisata hemat dan praktis di Yogyakarta.