PLN Pastikan Listrik Tidak Mati Saat Natal dan Tahun Baru

Bernadheta Dian Saraswati
Bernadheta Dian Saraswati Jum'at, 22 Desember 2017 10:55 WIB
PLN Pastikan Listrik Tidak Mati Saat Natal dan Tahun Baru

Pengecekan peralatan kelistrikan dilakukan di halaman kantor PT PLN Area Jogja dalam rangka persiapan perayaan Natal dan Tahun Baru, Kamis (21/12/2017). (Harian Jogja/Bernadheta Dian Saraswati)

PLN ingin memberikan kenyamanan pada para jemaat yang merayakan hari besar keagamaan

Harianjogja.com, BANTUL-PT PLN (Persero) memastikan tidak akan ada pemadaman selama perayaan Natal dan Tahun Baru. PLN ingin memberikan kenyamanan pada para jemaat yang merayakan hari besar keagamaan.

"Kami tidak melakukan pemadaman selama siaga Natal dan Tahun Baru, sehingga jika memang listrik mati berarti murni terjadi gangguan dan kami harapkan teman-teman sudah siap menanggulangi," kata Manajer PT PLN Area Jogja Eric Rossi Priyo Nugroho, Kamis (21/12/2017).

Ia mengatakan, PLN sudah mempersiapkan personel untuk memantau kelistrikan semua gereja sehingga jika terjadi mati listrik tidak membutuhkan waktu lama.

Pada Kamis pagi kemarin, Kantor PLN Area Jogja melaksanakan Gelar Pasukan Siaga Keandalan Pasokan Listrik Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 di halaman kantor PT PLN (Persero) Area Jogja. Gelar pasukan diikuti oleh jajaran manajemen yang meliputi asisten manajer, manajer rayon, tim Keselamatan Ketenagalistrikan dan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K2K3), sampai tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB).

Eric yang juga bertindak sebagai pembina apel siaga mengatakan, memasuki masa penghujan dan menyambut Natal dan Tahun Baru 2018, PLN senantiasa menjaga pasokan listrik. "Jangan sering terjadi byar pet [mati listrik]. Kalaupun sampai terjadi pet, harus segera byar atau nyala," katanya.

Eric menjelaskan, para petugas diminta mengutamakan dan memperhatikan tentang K2K3, kesehatan, keselamatan dan peralatan kerja, pergunakan alat2 kerja dengan semestinya, jangan asal nyala. Peserta gelar pasukan diikuti tujuh tim pelayanan teknik yang terdiri dari 339 personel, tim PDKB delapan personel, 10 vendor korektif yang terdiri dari 136 personel, dan 12 crane.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Kusnul Isti Qomah
Kusnul Isti Qomah Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Artikel Penulis