Rendah Hati, Probosutedjo Suka Bangun Pagar
Foto ilustrasi gas si melon (JIBI/Bisnis/Dok.)
Panic buying kala kebutuhan meningkat menjadi pemicu kelangkaan gas melon ini
Harianjogja.com, SLEMAN-Penggunaan LPG 3 kg yang masih salah sasaran dinilai menjadi sebab kekurangan pasokan di masyarakat. Selain itu, panic buying kala kebutuhan meningkat menjadi pemicu kelangkaan gas melon ini.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sleman Tri Endah Yitnani meminta masyarakat tidak panik akan adanya isu kelangkaan gas tiga kilogram. "Kalau masyarakat panik yang untung pedagangnya," katanya, Kamis (21/12/2017).
Disampaikan pula jika stok dan kuota gas subsidi ini sudah naik sekitar 6% bulan ini. Hanya saja, penambahan diakui memang tak selalu berjalan efektif karena masih banyak masyarakat mampu yang menggunakan gas ini. Padahal, gas melon ditujukan bagi masyarakat yang tidak mampu.
Masyarakat yang lebih mampu ataupun pedagang dianjurkan untuk mulai beralih menggunakan bright gas yang berukuran lima kilogram atau gas 12 kilogram. Nyatanya, masih ada masyarakat yang menggunakan gas melon meskipun sudah memiliki gas nonsubsidi ini dengan dalih cadangan.
Sementara itu, Ketua Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Sleman, Sumadi menyampaikan Sleman mendapatkan kuota 922.120 tabung gas tiga kilogram pada bulan ini. Diberikan pula tambahan fakultatif sebanyak 44.640 tabung, serta tambahan fakultatif tengah bulan 10.520 tabung. Setiap SPBU juga disediakan tambahan 2% sebagai stabilisator. Pihaknya juga berkoordinasi dengan Hiswana Migas DIY untuk memastikan kuota gas tersebut aman di Sleman, khususnya jelang akhir tahun ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal KA Bandara YIA Xpress Sabtu 23 Mei 2026 dari Stasiun Tugu Jogja menuju Bandara YIA lengkap dengan tarif dan jam keberangkatan.
Prakiraan cuaca DIY Sabtu 23 Mei 2026 didominasi hujan ringan di Jogja, Sleman, Bantul, dan Kulon Progo.
Film Jangan Buang Ibu karya Leo Pictures akan menggelar Gala Premiere di 20 kota termasuk Yogyakarta sebelum tayang 25 Juni 2026.
Fathul Wahid bukan dikenal sebagai penyair. Dia akademisi, Guru Besar Sistem Informasi, dan Rektor UII. Justru karena itulah puisinya terasa menarik.
DSI resmi jadi BUMN baru pengelola ekspor SDA. Siap kendalikan sawit, batu bara, dan ferro alloy mulai 2026.