Rendah Hati, Probosutedjo Suka Bangun Pagar
Ilustrasi pedagang cabai (JIBI/Harian Jogja/Dok)
Bahan pangan yang dimaksud antara lain cabai rawit merah, telur ayam, kubis, dan beras IR II
Harianjogja.com, SLEMAN-Sejumlah bahan pangan mengalami kenaikan harga berdasarkan pantauan Pemkab Sleman. Hal itu dipicu pasokan yang menurun karena faktor cuaca, sedangkan kebutuhan masyarakat relatif meningkat.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sleman Endah Tri Yitnani mengatakan, secara umum ada tren kenaikan dibandingkan harga rata-rata pada bulan sebelumnya. Bahan pangan yang dimaksud antara lain cabai rawit merah, telur ayam, kubis, dan beras IR II. Kenaikannya bervariasi mulai dari 7% hingga 65%, tertinggi untuk tomat.
"Penyebabnya pasokan menurun, intensitas hujan yang meningkat menggangu produksi sayuran dan cabai di daerah sentra penghasilnya yang menyebabkan gagal panen," ujarnya, Kamis (28/12/2017).
Hujan juga menggangu distribusi dan mempercepat proses pembusukan sayuran dan cabai. Sementara, untuk telur, Endah menilai kenaikannya sudah terjadi beberapa waktu belakangan karena rendahnya produksi di tingkat peternak. Apalagi, jumlah permintaan bertambah karena banyaknya perayaan selama akhir tahun ini.
Namun, ia meyakinkan jika ketersediaan barang kebutuhan pokok tetap terjaga dan masyarakat tidak perlu khawatir. Untuk tabung gas LPG 3 kilogram juga diklaim aman karena adanya kuota fakultatif sebanyak 71.560 tabung dari kuota reguler 922.120 tabung.
Sebaliknya, penuruan harga juga terjadi di sejumlah bahan pangan yakni bawang merah, bawang putih, gula pasir, dan daging sapi. Hanya saja, penurunannya tidak signifikan karena hanya berkisar 5% dari harga sebelumnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal KA Bandara YIA Xpress Sabtu 23 Mei 2026 dari Stasiun Tugu Jogja menuju Bandara YIA lengkap dengan tarif dan jam keberangkatan.
Prakiraan cuaca DIY Sabtu 23 Mei 2026 didominasi hujan ringan di Jogja, Sleman, Bantul, dan Kulon Progo.
Film Jangan Buang Ibu karya Leo Pictures akan menggelar Gala Premiere di 20 kota termasuk Yogyakarta sebelum tayang 25 Juni 2026.
Fathul Wahid bukan dikenal sebagai penyair. Dia akademisi, Guru Besar Sistem Informasi, dan Rektor UII. Justru karena itulah puisinya terasa menarik.
DSI resmi jadi BUMN baru pengelola ekspor SDA. Siap kendalikan sawit, batu bara, dan ferro alloy mulai 2026.