BYD M6 Tes Jalan di Bantul, MPV Listrik Tembus 530 Km
BYD gelar test drive MPV listrik BYD M6 di Bantul. Mobil listrik keluarga ini diklaim mampu menempuh 350 km sekali cas.
Ilustrasi (google.news)
"Secara keseluruhan prediksi kondisi cuaca di DIY pagi sampai siang umumnya berawan"
Harianjogja.com, JOGJA-Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) DIY memprediksi pada malam pergantian tahun Minggu (31/12/2017), kondisi cuaca di DIY hujan ringan sampai sedang.
Bagi Anda yang ingin merayakan malam pergantian tahun di luar rumah sebaiknya menyiapkan jas hujan, jaket, atau payung untuk melindungi badan. "Secara keseluruhan prediksi kondisi cuaca di DIY pagi sampai siang umumnya berawan. Sore sampai malam hampir sebagian besar wilayah DIY hujan ringan-sedang," kata Kepala Kelompok Data dan Informasi BMKG DIY Djoko Budiono, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Sabtu (30/12/2017).
Kondisi berawan pada pagi-siang terjadi di semua kabupaten dan kota, kecuali Bantul berawan tebal. Pada malam harinya hujan ringan dan sedang. Sementara, saat pertengahan malam atau menjelang dini hari, Djoko mengatakan khusus Jogja dan Sleman berawan tebal dengan suhu 24-31 derajat selsius dan kelembaban 65-95%.
Gunungkidul dan Bantul justru yang diprediksi tetap hujan sampai dini hari dengan kategori hujan sedang dengan suhu 23-31 derajat selsius dan kelembaban 65-100%. "Kulonprogo berawan dengan suhu 24-31 C, kelembaban 65-95%," jelas Djoko.
Djoko mengimbau masyarakat untuk tetap waspada karena prediksi cuacanya berawan hingga hujan. Ia juga mengimbau menjelang malam pergantian tahun untuk selalu membawa jas hujan, jaket, atau payung untuk menjaga kesehatan agar tidak basah akibat terjadinya hujan. "Potensi hujan masih berpeluang muncul," kata dia.
Djoko memprediksi potensi hujan masih akan terjadi sampai pertengahan Februari mendatang. Bahkan, selama periode Januari-Februari tersebut merupakan puncak musim hujan dengan intensitas sedang sampai hujan lebat.
Sementara, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jogja, Agus Winarto berharap masyarakat merayakan malam pergantian tahun di rumah, sesuai dengan imbauan Wali Kota Jogja. Jika terpaksa harus keluar rumah, Agus meminta agar masyarakat memastikan rumah yang ditinggalkan dalam keadaan aman saat ditinggalkan. Salah satunya kelistrikan dimatikan sementara, serta hal-hal yang dapat memicu kebakaran seperti kompor gas untuk dicek kembali.
"Jangan lupa rumah yang ditinggalkan untuk berlibur agar dititipkan kepada saudara sekitar atau tetangga dekat," kata Agus.
Ia yang juga merangkap sebagai Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kebakaran Kota Jogja berharap masyarakat Jogja dan wisatawan yang berlibur Tahun Baru di Jogja merasa aman dan nyaman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BYD gelar test drive MPV listrik BYD M6 di Bantul. Mobil listrik keluarga ini diklaim mampu menempuh 350 km sekali cas.
BRIN mematangkan N219 dan N219A untuk mendukung visi ambulans terbang Prabowo, termasuk evakuasi medis di wilayah sulit.
SBY meminta maaf tak menghadiri HUT Ke-81 RI karena menjalani pemeriksaan kesehatan di Mayo Clinic, AS, dan dijadwalkan kembali September.
Enam pelabuhan di NTT terdampak gempa, termasuk Labuan Bajo. Kemenhub melakukan pemeriksaan untuk memastikan keamanan fasilitas.
Sebanyak 61 mahasiswa KKN UMY di NTT aman setelah gempa M7,7. Mereka dievakuasi ke perbukitan menyusul peringatan tsunami.
Kolaborasi akademisi lintas kampus mendorong kebencanaan inklusif, penguatan disabilitas, dan ekonomi warga di kawasan Merapi.