Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api di Bromo
Kementerian Kehutanan terus mengintensifkan operasi terpadu untuk mengendalikan kebakaran hutan yang masih terjadi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semer
Sujud Kendang meninggal dalam usia 65 tahun karena sakit
Harianjogja.com, JOGJA-Dua kali diisukan meninggal dunia pada 2017 lalu, Sujud Kendang kini benar-benar pergi untuk selamanya. Pria yang memiliki nama asli Sujud Sutrisno itu mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Jogja, Senin (15/1/2018) siang, sekitar pukul 12.20 WIB.
Ia sempat dinyatakan meninggal sekitar pukul 08.30 WIB, tetapi kembali bernapas dengan bantuan berbagai peralatan medis. Sujud Kendang meninggal dalam usia 65 tahun karena sakit. Ia dirawat di Rumah Sakit Jogja selam dua pekan karena batu empedu di perutnya bermasalah.
“Sudah lama mengeluh sakit di bagian perut, disangka sakit perut biasa, ternyata ada batu empedu,” ujar Istri Sujud, Mamik Sumaryati, 66, di Rumah Sakit Jogja.
Penyakit tersebut sudah lama diderita Sujud. Bahkan sejak beberapa tahun terakhirr, Sujud sudah sering keluar masuk rumah sakit. Namun ketika sembuh, Sujud jarang istirahat, ia acap memenuhi sejumlah undangan untuk menabuh kendang. Terakhir Sujud digamit salah satu bank di UGM pada Desember lalu.
Saat mengisi acara maupun mengamen dari rumah ke rumah, Sujud tidak pernah lepas dengan kendang tunggalnya. Ia menembang lagu-lagu lawas dengan lirik yang diubah menyesuaikan situasi dan kondisi tempat dia tampil. Dari improvisasi yang melahirkan kejenakaan tersebut, penonton merasa terhibur, baik anak-anak maupun dewasa.
Sujud lahir di Klaten, 20 September 1953. Darah seni mengalir dari ayahnya yang merupakan seniman karawitan. Sejak kecil Sujud suka memainkan kendang. Bahkan sejak usia sembilan tahun ia sudah menabuh kendang dari rumah ke rumah, kemudian mendapat imbalan.
Ia sempat menyebut imbalan yang diterimanya dari nembang merupakan pajak rumah tangga. Dari hobinya menyanyi dengan kendang tunggalnya, lama-lama ia dikenal dengan sebutan Sujud Kendang. “Sekarang di rumah ada dua kendang, satu masih baru, belum digunakan sama sekali,” ujar Mamik.
Mamik merupakan istri Sujud yang dipersunting pada 2009 lalu. Cita-cita Sujud yang terungkap sebelum meninggal adalah ingin membuat toko kelontong untuk istrinya. Selain itu, Mamik mengenang suaminya minta dibelikan jeruk bali dan es degan. “Akan dibelikan setelah pulang dari rumah sakit.”
Namun sebelum keinginan itu terkabul, Sujud sudah istirahat untuk selamanya.
Sujud masuk rumah sakit sejak awal Januari lalu. Dia kemudian dirawat intensif di ruang ICU. Pada Minggu (14/1/2018) malam, Sujud minta dipanggilkan pendeta. Akhirnya Pendeta Naftali dari Gereja Kemah Injil Badran datang pada Senin pagi. Sebelum Naftali datang, Sujud sempat dinyatakan meninggal pukul 08.30 WIB, kemudian membaik lagi hingga pukul 12.00 WIB.
“Saya sempat membisikan, ‘Saya sudah datang.’ Pak Sujud terdiam, kemudian dinyatakan meninggal pukul 12.30 WIB,” ucap Naftali.
Sujud cukup rajin beribadah di gereja. Naftali juga mengenal Sujud sebagai seniman yang tidak sekadar mencari keuntungan, tetapi mencari banyak teman, dan kawan Sujud merentang dari berbagai kalangan.
Lilik Sugiyarto, keyboardist band Shaggy Dog, mengungkapkan baginya Sujud adalah legenda. Sejak kecil dirinya sudah mengenal Sujud yang sering menghibur bocah-bocah dengan lagu dan humornya. “Bagi saya, beliau tidak ada duanya, layak mendapat penghargaan dan dimakamkan di pemakaman seniman Imogiri," ucap dia.
Lilik baru mendengar kabar duka sekitar pukul 14.00 WIB. Ia pun berencana menghadiri pemakamannya. Namun, Istri Sujud menyebutkan suaminya akan dimakamkan di Permakaman Umum Tompeyan Umbulharjo, Selasa (16/1/2018), sekitar pukul 13.00 WIB.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kementerian Kehutanan terus mengintensifkan operasi terpadu untuk mengendalikan kebakaran hutan yang masih terjadi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semer
Spanyol berpotensi mencetak rekor 100 juta wisatawan pada 2026. Di balik lonjakan turis, warga mengeluhkan kepadatan, krisis hunian, dan biaya hidup.
BIGBANG resmi menjadi duta kehormatan pertama Badan Antariksa Korea. Pesan penggemar akan dikirim ke luar angkasa melalui roket Nuri.
Kisah Muhammad Ali Taher, pengusaha Palestina yang menyerahkan seluruh hartanya untuk membantu Indonesia mempertahankan kemerdekaan dari Belanda.
Investasi langsung perusahaan Jerman di AS anjlok hampir dua pertiga secara tahunan menjadi hanya €4,3 miliar di semester I 2026—level terendah sejak 2023. Kebi
Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum bagi industri keuangan di DIY untuk memperkuat peran sektor jasa keuangan dalam mewujudkan