Emas Antam Tembus Rp2,65 Juta/Gram, Ini Daftar Harga Terbaru
Harga emas Antam naik jadi Rp2.655.000 per gram. Simak daftar lengkap harga emas UBS dan Galeri24 terbaru hari ini.
Waspadai angin kencang dan hujan lebat.
Harianjogja.com, SLEMAN--Masyarakat diminta mewaspadai perubahan cuaca, hujan lebat disertai petir dan angin kencang dalam sepekan ke depan. Jumat (19/1/2018) sedikitnya tiga pohon dilaporkan tumbang di wilayah Gamping dan Godean.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) DIY melaporkan potensi hujan deras disertai petir dan angin kencang terjadi di periode pertengahan hingga akhir Januari ini. Pada periode ini, curah hujan masuk kategori tinggi, berkisar hingga mencapai 200 milimeter perdasarian. "Frekuensi hujan dapat disertai dengan petir dan angin kencang terutama sore hingga malam hari," kata Djoko Budiyono, Kepala Kelompok Data dan Informasi Staklim BMKG Jogja, Jumat (19/1/2018).
Dia menjelaskan, beberapa tekanan rendah terjadi di selatan equator, menyebabkan terjadinya belokan angin di sekitar Pulau Jawa. Kondisi tersebut menyumbang terbentuknya awan-awan hujan di DIY. "Munculnya tekanan rendah/low pressure ini juga memicu pergerakan angin monsoon Asia menjadi lebih kuat masuk wilayah hingga selatan equator," katanya.
Penguatan monsoon Asia ini ikut andil dalam pembentukan hujan dan juga memicu angin kencang. Dikarenakan puncak musim hujan, maka sebagian besar DIY diprediksi hujan dalam kategorinya sedang hingga lebat antara 30 hingga 70 mili meter perhari. "Untuk tinggi gelombang di pesisir Selatan Jogja mencapai empat meter," terangnya.
Pohon Tumbang
Kepala Bidang Kedaruratan Dan Logistik BPBD Sleman Makwan menghimbau masyarakat agar selama puncak musim hujan ini agar mewaspadai potensi genangan, banjir maupun longsor ketika hujan lebat terjadi. "Terutama di daerah rawan banjir dan longsor. Seperti di daerah dataran rendah, daerah cekungan, bantaran kali atau sungai, perbukitan, lereng-lereng dan pegunungan," ujarnya.
Selain itu, warga juga diminta mewaspadai potensi hujan disertai angin kencang yang dapat menyebabkan pohon maupun papan reklame atau baliho tumbang. Pada Jumat (19/1/2018), lanjutnya setidaknya terdapat pohon tumbang di Nogosaren RT 22 RW 06 Nogoterto Gamping. Pohon tersebut tumbang sekitarb100 meter sebelah Utara perempatan Demak Ijo. "Pohon sono Jowo berdiameter 60cm roboh akibat angin kencang dan kondisinya sudah rapuh. Pohon sempat melintang di jalur lambat Ringroad Barat, sudah ditangani," jelasnya.
Selain itu, dua pohon melinjo berdiameter 2cm juga dilaporkan roboh menimpa pagar di depan pos induk Parel milik Bayu warga Jetis 4 RT01 RW07 Sidoagung Godean. "Penyebabnya juga sama. Kejadiannya sekitar pukul 13.00 WIB," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga emas Antam naik jadi Rp2.655.000 per gram. Simak daftar lengkap harga emas UBS dan Galeri24 terbaru hari ini.
Harianjogja.com, JAKARTA—Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi memperkuat tata kelola pembiayaan dengan mengubah mekanisme penilaian aset jaminan seba
Pergeseran anggaran uji tanah Stadion Mandala Krida rampung. DPRD DIY mendorong penyusunan DED dianggarkan pada 2027 sebagai tahapan renovasi stadion.
Isuzu menghadirkan Traga konsep salon berjalan di GIIAS 2026 sekaligus memperkenalkan sistem penyaringan bahan bakar ganda untuk diesel B50.
DPRD DIY mendorong DED sekolah khusus olahraga disiapkan pada 2027 agar target pendirian pada 2028 sesuai Perda Olahraga DIY tercapai.
BMKG mengingatkan potensi hujan petir di Padang dan hujan ringan di sejumlah kota di Indonesia pada Minggu. Simak prakiraan cuaca lengkapnya.