Kolam Ambles di Gunungkidul Bikin warga Cemas

Herlambang Jati Kusumo
Herlambang Jati Kusumo Jum'at, 26 Januari 2018 11:40 WIB
Kolam Ambles di Gunungkidul Bikin warga Cemas

Warga khawatir dengan kemunculan air pasca-amblesnya kolam.

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Setelah amblesnya sebuah kolam di Petoyan, Giritirto, Purwosari beberapa hari lalu, warga kembali waspada dengan munculnya air tidak jauh dari lokasi amblesnya kolam tersebut.

Salah satu warga, Watik mengatakan air muncul di belakang warungnya setelah kolam ambles. "Selang beberapa waktu kemarin setelah kolam itu ambles dua atau tiga hari ini muncul aliran air, di belakang warung saya ini. Tidak tahu juga sebenarnya dari mana," ujarnya, Kamis (25/1/2018).

Watik menduga air tersebut dari sumber mata air baru yang ada di bawah atau sumber aliran sungai bawah tanah yang berasal dari bawah kolam yang ambles, yang juga belum diketahui penyebab amblesnya.

Dia khawatir air itu muncul semakin besar. Menurutnya saat ini air sudah semakin besar dari kemarin, walaupun tidak begitu parah, atau menyebabkan kerusakan. Kekhawatirannya juga bertambah, karena kolam yang ambles di depan warungnya semakin parah jika terjadi hujan lebat dan berkepanjangan.

"Takut juga ini kalau hujan deras terus, apalagi kalau mau tidur hujan lebat terus jadi tidak bisa tidur. Saya tidurkan di warung saya ini. Khawatir juga kalau semakin besar seperti yang luweng di Semanu itu. Saya berharap agar pemerintah atau dinas terkait menindaklanjuti permasalahan ini, sebelum semakin membahayakan," ujarnya.

http://m.solopos.com/?p=887248">Baca juga : FENOMENA ANEH : Muncul Suara Bergemuruh, Air Luweng Mengering Hanya Dua Jam

Sebelumnya, Kepala Balai Pengawasan dan perijinan ESDM wilayah, Gunungkidul, Pramuji Reswandono, mengatakan amblesan yang kerap terjadi di Gunungkidul sebenarnya fenomena alam yang wajar.

"Fenomena alam yang wajar sebenarnya. Hal itu dikarenakan kondisi geografis Gunungkidul yang banyak batuan Karst, sehingga jika terjadi pembebanan hujan yang besar bisa jadi amblas. Hal itu juga dikarenakan banyaknya sungai bawah tanah di Gunungkidul," ujarnya.

http://m.solopos.com/?p=887645">Baca juga : Mengeringnya Luweng Belimbing Terkait Sungai Bawah Tanah

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Bhekti Suryani
Bhekti Suryani Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online