Klaim BPJS Ketenagakerjaan Tembus Rp242 Miliar
PT Sarihusada Generasi Mahardhika (SGM) bersama Yayasan Kajian Kerakyatan dan Pengembangan Masyarakat (IKRAR) melakukan serah terima program Rumah Srikandi
Harianjogja.com, KULONPROGO-PT Sarihusada Generasi Mahardhika (SGM) bersama Yayasan Kajian Kerakyatan dan Pengembangan Masyarakat (IKRAR) melakukan serah terima program Rumah Srikandi di Desa Kembang, Nanggulan, Kulonprogo, Kamis (25/1/2018). Progam tersebut selanjutnya dikelola secara mandiri oleh masyarakat setempat.
Public Affairs & Internal Communication Manager PT SGM, Endah Prasetioningtias menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu terlaksananya program Rumah Srikandi.
"Proses pendampingan sudah berlangsung sejak tahun 2014 dan memfokuskan pada penyediaan akses pangan, pembinaan pendidikan anak usia dini [PAUD] dan microfinance. Sampai saat ini jumlah penerima manfaatnya sudah 382 KK," kata Endah.
Endah memaparkan program Rumah Srikandi merupakan wujud komitmen perusahaan untuk berkontribusi aktif dalam peningkatan kualitas hidup masyarakat. "Setelah ini, kami berharap masyarakat dapat melanjutkan program secara mandiri," ujar Endah.
Perwakilan Yayasan IKRAR, Rio JP Purnomo mengungkapkan program pemberdayaan yang berjalan di Desa Kembang telah menunjukkan capaian cukup signifikan, baik kegiatan simpan pinjam, warungan, maupun usaha produksi.
"Usaha produksi kreatif telah menghasilkan produk unggulan abon ayam, jahe wangi, dan kerajinan dompet," ucap Rio.
Intensitas kegiatan belajar mengajar di PAUD pun meningkat dari hanya sekali menjadi tiga kali sepekan. "PAUD Sativa saat ini merupakan satu-satunya PAUD di Nanggulan yang terakreditasi sehingga menjadi rujukan belajar bagi PAUD lain," kata Rio menambahkan.
Sementara itu, Kepala Desa Kembang, Winarno mengatakan program Rumah Srikandi selaras dengan dengan program One Village One Company yang dicanangkan Pemkab Kulonprogo.
"Kami berharap setelah program ini diserahkan kepada masayarakat, para kader mampu menerapkan dan menularkan ilmu yang telah didapatkan kepada lingkungan di sekitarnya," ungkap Winarno.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polres Jayawijaya mencatat 24 korban tenggelam akibat jembatan gantung Wouma putus di Wamena berhasil dievakuasi tim gabungan.
Polresta Sleman buka suara soal curhatan Shinta Komala yang mengaku jadi korban kriminalisasi terkait dugaan penggelapan iPhone.
Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta menunda keberangkatan 89 calon haji nonprosedural yang memakai visa kerja hingga iqama.
Veda Ega Pratama tetap berada di posisi lima besar klasemen Moto3 2026 usai finis kedelapan pada seri Catalunya di Spanyol.
Kemenag menetapkan 1 Zulhijah 1447 H jatuh pada 18 Mei 2026 sehingga Idul Adha 2026 dirayakan Rabu, 27 Mei 2026.