Reformasi Polri Perlu Diperkuat untuk Kembalikan Kepercayaan Publik
Reformasi Polri kembali dibahas. Akademisi UII menilai posisi Polri di bawah Presiden penting untuk menjaga profesionalisme dan independensi.
Dua di antaranya membawa senjata tajam
Harianjogja.com, JOGJA-Aparat gabungan dari Polresta Jogja dan Polda DIY mengamankan 14 pelajar saat sedang konvoi di Jalan AM Sangaji, Minggu (11/2/2018) dini hari. Dari belasan pelajar tersebut, dua di antaranya kedapatan membawa senjata tajam (sajam).
Kedua pelajar yang membawa senjata tajam tersebut berinisial ILP, 15 dan KA, 15. Keduanya tercatat sebagai siswa SMP swasta di Jogja. "Senjata tajamnya satu jenis pisau dapur yang dimodifikasi dan satunya gir," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Jogja Kompol Akbar Bantilan, Minggu (11/2/2018).
Akbar mengatakan, belasan pelajar itu terjaring razia saat operasi cipta kondisi, sekitar pukul 02.00 WIB. Polisi mencurigai iring-iringan sepeda motor di Jalan AM Sangaji, kemudian menghentikannya di depan Hotel Tentrem.
Saat diperiksa dua di antaranya membawa sajam yang disembunyikan di balik pakaian. Mereka kemudian digelandang ke Markas Polresta Jogja. "Semuanya masih kami periksa, tapi yang dua orang bisa terjerat Undang-Undang Darurat karena membawa senjata tajam," kata Akbar.
Selain ILP dan KA, 12 pelajar lainnya yang masih dalam pemeriksaan di Markas Polresta Jogja adalah BW, 14; DA, 14; BS, 13; SC, 14; MH, 15; JD, 15; MA, 15; AM, 14; CY, 15; TB, 14; LS, 16; RR, 15. Semuanya tercatat masih pelajar SMP dan SMA di Jogja, Sleman, dan Bantul.
Kepala Sub Bagian Humas Polresta Jogja AKP Partuti mengatakan, setiap malam Polresta Jogja menyebar sejumlah personelnya untuk melakukan pengawasan. Upaya tersebut sebagai bentuk antisipasi kekerasan pelajar yang kerap terjadi akhir-akhir ini.
Sebelumnya, Polresta Jogja juga menetapkan tujuh anggota geng pelajar yang melakukan perusakan di wilayah Mantrijeron. Mereka ditangkap di salah satu tempat yang menjadi markas geng tersebut di wilayah Wirobrajan pada akhir bulan lalu. Usai kejadian tersebut, polisi juga gencar merazia sekolah-sekolah untuk mengantisipasi pelajar yang membawa senjata tajam dan barang berbahaya lainnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Reformasi Polri kembali dibahas. Akademisi UII menilai posisi Polri di bawah Presiden penting untuk menjaga profesionalisme dan independensi.
FIFA menghadapi ancaman gugatan hukum jelang Piala Dunia 2026 terkait rencana pelarangan bendera Iran era pra-revolusi. Polemik ini menambah persoalan Timnas Ir
Sate gosong ternyata dapat meningkatkan risiko kesehatan jika dikonsumsi berlebihan. Simak 11 bahaya sate gosong, mulai dari risiko kanker hingga gangguan pence
Malioboro dipadati wisatawan selama long weekend Hari Lahir Pancasila dan Iduladha 2026. Parkir Beskalan menjadi pilihan favorit, sementara polisi menertibkan p
Marco Bezzecchi memenangkan MotoGP Italia 2026 di Mugello dan memperkokoh posisi puncak klasemen dengan 173 poin. Simak hasil balapan dan klasemen terbaru MotoG
Produktivitas pertanian Bantul meningkat hingga rata-rata 8 ton per hektare meski luas lahan menyusut. Teknologi IoT dan digitalisasi pemasaran menjadi faktor p