Gerakan Ekstrem Seperti Penyakit
Gerakan ekstrem radikal seperti halnya penyakit, yang jika didiamkan atau tidak ditindaklanjuti oleh pemerintah, akan mengancam dan mengudeta NKRI dalam level konstitusional.
10 pengusaha asal Amerika Serikat tertarik menanamkan modalnya di DIY
Harianjogja.com, JOGJA--10 pengusaha asal Amerika Serikat tertarik menanamkan modalnya di DIY, khususnya di bidang kesehatan dan infrastruktur. Jika tak ada aral melintang, investasi kemungkinan bisa direalisasikan pada 2019.
Co-Chief Executive Officer SR Group Hartadinata Harianto mengatakan 10 pengusaha asal Amerika Serikat, yang ia ajak bertemu dengan Gubernur DIY Sri Sultan HB X, Selasa (20/2/2018), tertarik menanamkan modal di Bumi Mataram.
"Semuanya [pengusaha yang ikut] tertarik berinvestasi. Nantinya akan ditindaklanjuti setelah kami kembali ke New York, nanti kami diskusi. Tahun ini Pak Gubernur juga akan ke New York jadi akan ada follow up meeting," ucap Hartadinata di Kompleks Kepatihan usai pertemuan 10 pengusaha asal Amerika Serikat dengan Sri Sultan HB X.
Hartadinata mengatakan ia dan para investor tertarik menanam modal di bidang kesehatan dan infrastruktur. Untuk bidang infrastruktur masih dilakukan penjajakan untuk mengetahui proyek mana yang digarap, tapi kemungkinan, katanya, adalah proyek pembangunan jalan. Sebab membangun jalan adalah salah satu dari program prioritas Gubernur DIY.
"Yang paling besar fokus kami memang di kesehatan untuk membuat klinik dan healthcare. Kalau semua lancar tahun 2019 berharap bisa terealisasi. Kami kalau investasi tidak suka nunggu-nunggu," ucapnya.
Sri Sultan HB X juga menyatakan para pengusaha itu tertarik berinvestasi di bidang kesehatan. Ia mengatakan untuk urusan teknis akan dibahas selanjutnya dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DIY.
Untuk urusan aturan investasi, Sang Raja mengaku tidak membahasnya karena itu merupakan sesuatu yang standar dan merupakan kebijakan Pemerintah Pusat. "Hanya [yang saya sampaikan] urusan tanah tidak lima tahun berganti, sehingga ada kepastian hukum. Supaya mereka paham saja."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gerakan ekstrem radikal seperti halnya penyakit, yang jika didiamkan atau tidak ditindaklanjuti oleh pemerintah, akan mengancam dan mengudeta NKRI dalam level konstitusional.
Polemik ibadah di Bantul dimediasi polisi. Sultan minta warga jaga toleransi dan tidak terprovokasi isu.
Mahkamah Agung kurangi vonis Zaini Arony jadi 5 tahun penjara dalam kasus korupsi LCC. Ini rincian amar putusan kasasi.
DPRD Jogja soroti klitih yang berulang. Pemkot diminta kaji akar masalah remaja, tak hanya penindakan hukum.
Daftar lokasi Salat Iduladha 1447 H Muhammadiyah DIY tersebar di ribuan titik. Cek sebagian lokasi di Bantul, Sleman, dan Jogja.
Sedikitnya tiga posko anti kejahatan jalanan di Kapanewon Bambanglipuro dibentuk sebagai upaya menekan aksi kriminalitas, khususnya kejahatan jalanan atau kliti