27 Dapur MBG di Boyolali Ditutup, Dana BGN dan IPAL Jadi Kendala
Sebanyak 27 SPPG atau dapur MBG di Boyolali berhenti beroperasi akibat dana BGN belum cair dan kendala IPAL. Audit nasional juga segera dilakukan.
Kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah
Harianjogja.com, JOGJA-Kebakaran melanda sebuah kios Bakpia 99 di Pasar Pathuk, Ngupasan, Gondomanan, Jogja, Kamis (22/3/2018). Kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
Kapolsek Gondomanan Kompol Riyanto membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengatakan, kebakaran terjadi pukul 03.00 WIB. "Kejadiannya pagi, untung tidak merembet ke kios lain," ujarnya, Kamis (22/3/2018).
Riyanto menambahkan, dalam kejadian tersebut tidak memakan korban jiwa. "Tidak ada korban jiwa, tetapi perkiraan kerugian senilai Rp20 juta yakni sebuah freezer," ujarnya.
Terkait dengan penyebab kebakaran, dugaan sementara dari Kepolisian Polsek Gondomanan adalah korsleting listrik dari sebuah freezer yang berada di dalam kios.
Sementara itu, Kepala Seksi Operasional dan Penyelamatan Damkar Kota Jogja Mahargiyo mengatakan, proses pemadaman dilakukan dengan dua unit mobil pemadam kebakaran. Ia menambahkan, pemadaman tersebut memakan waktu 30 menit.
"Kebakaran tergolong sedang, jadi setengah jam pemadaman, api langsung terkendali. Namun, tetap kita semprot karena dikhawatirkan ada titik bakar tertentu yang bisa muncul lagi," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 27 SPPG atau dapur MBG di Boyolali berhenti beroperasi akibat dana BGN belum cair dan kendala IPAL. Audit nasional juga segera dilakukan.
Xiaomi rilis Redmi 17C di China dengan RAM 4GB, harga Rp2 jutaan. Simak spesifikasi lengkap dan fitur unggulannya.
UAJY Luncurkan BESTARI SAINTEK Living Lab Sungai Jogja, Perkuat Riset dan Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengelolaan Lingkungan
Kasus daycare Little Aresha Jogja segera disidangkan, libatkan 13 tersangka dan 103 korban. Jaksa siapkan dakwaan.
Chapter Jogja Art Fair 2026 Tutup dengan Antusiasme Tinggi, Perluas Ruang Pertemuan Seniman dan Kolektor
Pabrik plasma darah Rp4 triliun di Karawang ditargetkan beroperasi 2027 untuk kurangi impor obat dan perkuat industri kesehatan.