Tertib Arsip Persempit Celah Penyimpangan Anggaran
Pengelolaan arsip yang tertib dan autentik dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mempersempit celah penyimpangan anggaran di lingkungan pemerintahan
Banyak drainase di Jogja belum dikuras.
Harianjogja.com, JOGJA--Saluran drainase yang mampet karena berlumpur diduga menjadi penyebab genangan air kerap bermunculan di Jogja saat hujan. Sementara banyak drainse yang tertutup lumpur tersebut belum dilakukan pelumpuran atau pengurasan.
Kepala Bidang Sumber Daya Air, Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPKP) Kota Jogja, Aki Lukman Nurhakim mengakuinya. Ia mengatakan total panjang drainase di Jogja sekitar 400 kilometer, "Yang mampu dilakukan pelumpuran tidak lebih 14 kilometer setiap tahun," kata dia di Balai Kota Jogja, Kamis (22/3/2018).
Padahal, kata Aki, idealnya drainase dikuras setahun sekali. Tidak hanya drainase, namun sumur resapan yang dibangun Pemerintah Kota Jogja di jalan raya dan jalan perkampungan juga belum dikuras sudah beberapa tahun.
Adapun total sumur resapan di Jogja yang dibangun Pemerintah Kota Jogja ada 299 titik pada 2016, kemudian 2015 ada 194 titik sumur resaan, 522 titik (2014), 46 titik (2013), dan 137 titik (2012). Jumlah tersebut belum termasuk sumur resapan yang dibangun warga di persil pribadi.
Bidang SDA sebenarnya memiliki 70 orang tenaga pemeliharaan drainase dan perairan. Namun ke-70 tenaga harian lepas itu sebagian besar hanya mampu memperbaiki drainase yang rusak. "Sedikit yang mau melakukan pelumpuran. Saya sampai kebingungan mencari tenaga pelumpuran," kata Aki.
Selama ini 70 orang tenaga pemeliharaan drainase dan saluran pengairan digaji Rp62.000 per hari per orang yang diambil dari dana pemeliharaan. Pihaknya tidak bisa memaksa tenaga harian tersebut agar mau menguras drainase dan sumur resapan. Di sisi lain Bidang SDA juga membutuhkan tenaga perbaikan fisik jika terjadi kerusakan drainase.
Aki juga sempat menawarkan pelumpuran pada pihak ketiga, "Tapi jarang yang mau dengan anggaran terbatas," katanya. Pihaknya berencana mengajukan anggaran tambahan pemeliharaan drainase untuk menambah tenaga pada APBD 2019 mendatang, khususnya untuk pelumpuran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pengelolaan arsip yang tertib dan autentik dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mempersempit celah penyimpangan anggaran di lingkungan pemerintahan
Warga Sentolo, Kulonprogo, meninggal setelah masuk gorong-gorong untuk membersihkan sampah yang diduga menyumbat aliran air.
Kaspersky menemukan situs palsu yang menawarkan iPhone 18 dengan harga fiktif. Pengguna diminta waspada sebelum memasukkan data pribadi.
Ratusan peserta membersihkan Pantai Baru Bantul. Gerindra mendorong kebersihan menjadi budaya untuk mendukung pariwisata dan ekonomi hijau.
Asah Kreativitas Anak Sejak Dini, Alfamart dan Johnson’s Gelar Lomba Mewarnai di Graha Bung Karno Klaten
Polres Wonosobo menggelar patroli skala besar pada malam libur untuk mengantisipasi balap liar dan berbagai potensi gangguan kamtibmas.