Tips Koperasi Sehat, Maksimalkan Jaringan

Jalu Rahman Dewantara
Jalu Rahman Dewantara Rabu, 04 April 2018 12:00 WIB
Tips Koperasi Sehat, Maksimalkan Jaringan

Ilustrasi koperasi.

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Sedikitnya 25 koperasi di Gunungkidul akan dibubarkan pada tahun ini. Pembubaran tinggal menunggu surat keputusan dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah.

Kepala Seksi Kelembagaan dan Pengawasan Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop UKM) Gunungkidul Ratna Madyaningtyas membeberkan sebenarnya ada beberapa hal yang bisa dilakukan agar koperasi tetap hidup.

Salah satunya yakni membangun jaringan. Hal itu akan berguna terutama untuk koperasi yang mati suri alias tidak pernah menggelar rapat anggota tahunan (RAT) dua tahun berturut-turut. Jaringan yang bisa dimaksimalkan yakni jaringan antarkoperasi.

“Dalam peraturan [tentang koperasi] tidak dilarang antarkoperasi membangun jaringan. Jadi, silakan saja karena hal itu justru bagus. Bisa menjaga koperasi tetap menjadi soko guru perekonomian rakyat,” ungkapnya, Selasa (3/4).

Ratna mengaku ada beberapa koperasi yang bangkit dari mati suri setelah mendapat pembinaan dari dinasnya, yang memang bertanggung jawab memperbaiki koperasi sebelum dinyatakan ditutup. “Diperbaiki kinerjanya kemudian dibantu permodalannya. Dari situ, koperasi bisa sehat kembali,” ungkapnya.

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Galih Eko Kurniawan
Galih Eko Kurniawan Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online