Hari Pertama Bulan Tertib Jalan, Satpol PP DIY Bongkar Ratusan Reklame Ilegal
Petugas Satpol PP DIY menertibkan setidaknya ratusan buah sampah visual berupa spanduk, banner, dan rontek tak berizin di tiga titik.
Anak-anak TK Marsudisiwi Kauman, Kota Jogja, menampilkan kreativitasnya dalam Festival Marching Band TK dan SD di Jogja Bay Waterpark, Minggu (8/4/2018).Harian Jogja-Fahmi Ahmad Burhan
Harianjogja.com, SLEMAN—Selama dua hari yakni Sabtu (7/4/2018) dan Minggu (8/4/2018), Jogja Bay Waterpark bekerja sama dengan Harmoni Percusion menggelar Festival Marching Band TK dan SD. Acara ini bertujuan untuk mewadahi bakat dan kreativitas anak-anak.
COO Jogja Bay Waterpark, Teddy Sofyan, mengatakan acara ini sebagai bentuk dukungan Jogja Bay Waterpark kepada anak-anak TK dan SD di DIY dan Jawa Tengah untuk menyalurkan bakat, kreativitas, dan memberikan keceriaan bagi mereka.
"Festival Marching Band Jogja Bay 2018 ini diharapkan mampu memberikan kesempatan seluas-luasnya untuk anak-anak dalam belajar kekompakkan, koordinasi, dan menghargai satu sama lain," kata Teddy dalam sambutannya, Minggu.
Public Relation Jogja Bay Waterpark, Medha Zeli Elsita, mengatakan acara yang berlangsung selama dua hari mulai pukul 08.00 WIB sampai pukul 16.00 WIB akan menyemarakkan libur akhir pekan di Jogja Bay Waterpark. “Festival ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi adik-adik kecil yang
masih duduk di bangku TK dan SD untuk dapat berekspresi dan melatih kekompakan dalam sebuah tim,” ujar Medha kepada Harian Jogja, Minggu.
Festival Marching Band TK dan SD merupakan acara tahunan. Tahun ini peserta lomba tercatat sebanyak 80 TK dan SD. Peserta tidak hanya dari DIY tapi ada juga beberapa peserta dari luar DIY.
Ketua event Festival Marching Band TK dan SD, Heru Aji Sanyoto, mengatakan acara ini melibatkan juri yang berpengalaman dengan latar belakang yang teruji. Aspek yang dijadikan penilaian yaitu general effect, analisa musik, dan mayoret. "Harapannya kehadiran tim juri ini dapat memberikan penilaian terbaik setiap grup dari segi penampilan, kekompakkan, dan kreativitas yang ditampilkan," ujar Heru.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Petugas Satpol PP DIY menertibkan setidaknya ratusan buah sampah visual berupa spanduk, banner, dan rontek tak berizin di tiga titik.
DPRD DIY menyoroti indikator kinerja daerah yang baru 40 persen meski ekonomi DIY tumbuh dan angka kemiskinan menurun.
Maskapai penerbangan Eropa mulai memangkas penerbangan akibat lonjakan harga bahan bakar jet yang membuat sejumlah rute tidak lagi menguntungkan.
Meta menghadirkan fitur Incognito Chat AI di WhatsApp dengan teknologi Pemrosesan Privat untuk menjaga kerahasiaan percakapan pengguna.
KPK memperpanjang penahanan Bupati nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Wibowo terkait dugaan korupsi pemerasan OPD.
Mendag Budi Santoso memastikan impor bahan baku plastik berupa nafta dari AS mulai masuk Indonesia pada pertengahan Mei 2026.