Satgas Dorong Inovasi Pembiayaan untuk Perkuat Konservasi Taman Nasion
Jakarta, 5 Agustus 2026 — Satuan Tugas (Satgas) Inovasi Pembiayaan Taman Nasional dan Konservasi Spesies Ikonik menggelar dialog bersama para pemimpin redaksi
Ilustrasi UNBK./Solopos-Nicolous Irawan
Harianjogja.com, BANTUL--Balai Pendidikan Menengah Bantul mendorong semua sekolah SMA/MA/SMK agar memiliki genset. Berdasarkan hasil evaluasi ujian nasional berbasis komputer (UNBK) tingkat SMK, pekan lalu, pasokan listrik masih menjadi persoalan dalam proses ujian.
"Sekolah yang belum memiliki genset harus diupayakan," kata Kepala Balai Pendidikan Menengah Bantul, Suhirman, Selasa (10/4/2018).
Suhirman mengatakan genset menjadi sarana penunjang untuk kelancaran UNBK, selain fasilitas komputer dan jaringan Internet yang memadai. Genset dapat membantu ketika jaringan listrik bermasalah. Menurut dia, genset penting meski Perusahaan Listrik Negara (PLN) bisa menjamin jaringan listrik aman selama proses UNBK.
Namun terkadang, kata dia, ada faktor lain yang menyebabkan gangguan listrik. Seperti kejadian UNBK SMK pekan lalu, di salah satu sekolah sempat mati lampu karena adanya jaringan listrik terputus. Jaringan listrik itu terputus setelah tertimpa dahan pohon yang ditebang warga.
Beruntung kejadian tersebut tidak sampai mengganggu ujian, karena listrik dapat menyala kembali beberapa saat sebelum ujian dimulai.
"Kejadian ini menjadi pembelajaran genset mutlak diperlukan untuk mengantisipasi adanya gangguan pasokan listrik," ujar Suhirman.
Ia mengaku belum semua SMA, MA, dan SMK di Bantul memiliki genset. Karena itu, tahun depan ia berharap semua sekolah dapat menganggarkan pengadaan genset melalui dana pemerintah atau dana bantuan operasional sekolah (BOS).
Selain pengadaan genset, Suhirman juga mendorong semua sekolah menengah atas dapat menganggarkan pengadaan komputer bagi sekolah yang masih menumpang ujian sehingga dapat melaksanakan UNBK secara mandiri. Dalam pelaksanaan UNBK SMA dan MA tahun ini masih ada empat sekolah yang menumpang ujian.
Keempat sekolah tersebut adalah SMA Patria dan SMA Tumbuh yang menumpang ke SMA Negeri 1 Sewon. Kemudian SMA Muhammadiyah Pleret menumpang ke SMA Negeri 1 Pleret, dan MA Asy-Syifa menumpang ke MA Ummatan Washaton.
Suhirman menambahkan disiplin peserta UNBK juga perlu ditingkatkan. Sebab, ia masih menemukan siswa yang hadir di sekolah hanya beberapa menit sebelum ujian dimulai. Padahal, kata dia, semua peserta UNBK harus hadir setengah jam sebelum ujian dimulai. "Kami minta guru untuk menyemangati lagi para siswa supaya datang tepat waktu," ucap dia.
Kepala SMA Negeri 1 Sewon Marsudiyana mengatakan sekolahnya sudah memiliki genset dari Pemda DIY, awal tahun ini. Namun hingga kini genset tersebut belum terpakai karena pasokan listrik lancar di sekolahnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jakarta, 5 Agustus 2026 — Satuan Tugas (Satgas) Inovasi Pembiayaan Taman Nasional dan Konservasi Spesies Ikonik menggelar dialog bersama para pemimpin redaksi
Jadwal SIM Sleman Oktober 2026 mencakup Satpas, MPP, SIM Keliling Malam, dan SIMMADE. Senin 5 Oktober tersedia di MPP Sleman.
Produksi padi RI mencapai 43,89 juta ton GKG hingga Agustus 2026, naik 0,07 persen meski menghadapi ancaman El Nino.
Prabowo memanggil pimpinan Bakom di Hambalang dan meminta komunikasi pemerintah lebih sederhana, terbuka, serta dekat dengan masyarakat.
Jadwal SIM Keliling Polda DIY Senin 5 Oktober 2026 tersedia di Prambanan, JCM, dan Ramai Mall. Simak lokasi, jam layanan, dan syaratnya.
Sports tourism Indonesia dinilai punya potensi besar, didukung event internasional dan perubahan gaya hidup masyarakat.