Petugas UPT Pasar Beringharjo memasang running text di atas Gerbang Pasar Beringharjo, Rabu (11/4/2018). /Harian Jogja- Salsabila Annisa Azmi
Harianjogja.com, JOGJA- Hari ini, Rabu (11/4/2018) dilakukan ujicoba Pasar Beringharjo buka sampai malam hari. Para pedagang pakaian dan kerajinan mengaku sudah mempersiapkan fisik mereka sejak beberapa hari ini.
Salah seorang pedagang kerajinan tas anyam, Berta Arum, mengatakan hari ini dia berjaga lapak sendirian sejak pagi.
"Saya belum ada rencana shifting. Ini baru hari pertama, saya coba sendiri dulu. Kalau nanti dirasa perlu, selama satu hari itu saya akan bergantian jaga dengan yang lain," kata Berta, Rabu.
Berta mengatakan tak mudah untuk menambah jumlah karyawan demi shifting. Diperlukan perencanaan biaya yang matang untuk tambahan karyawan apabila suatu lapak selama ini hanya dijaga oleh satu orang.
Oleh karena itu, Berta berharap dengan dibukanya Pasar Beringharjo hingga malam dapat membuahkan hasil. "Semoga penghasilan juga tambah, jadi kalau tambah karyawan kan ya sebanding gitu loh," kata Berta.
Berbeda dengan Berta, Karni sudah menyiapkan jadwal bergantian dengan partnernya menjaga lapak kain batik. Karni mengatakan memang sejak dulu lapaknya dijaga oleh dua orang. "Kalau semakin rame ya nambah lagi yang jaga, kalau enggak ya tetep dua orang," kata Karni.
Selain itu, hari ini Karni mengeluarkan koleksi terbaru dan menatanya di bagian terdepan lapaknya. Hal tersebut juga dilakukan oleh pedagang batik lainnya, sehingga sore ini bagian depan lapak batik Pasar Beringharjo meriah dengan warna warni batik stok baru.
"Mulai hari ini, saya liat di atas gerbang juga dipasang lampu pengumuman buat wisatawan, kalau pasar ini dibuka hingga malam," kata Karni.
Sebelumnya, Ketua Paguyuban Pedagang Beringharjo Pager Harjo, Ujun Djunaedi, mengatakan tidak ada masa percobaan untuk program membuka Pasar Beringharjo hingga malam hari.
"Ini akan dijalankan untuk seterusnya, mengingat potensi pasar malam itu sangat besar, supaya pengunjung malioboro yang begitu banyak bisa berkunjung," kata Ujun.
Ujun mengatakan sejauh ini pedagang Pasar Beringharjo sejatinya sudah setuju dengan program tersebut, namun beberapa ada yang masih ragu-ragu akan prospek pembukaan pasar hingga malam. Ujun menganggap hal tersebut adalah wajar. "Namanya juga perubahan, pasti ada dinamika, penyesuaian sana sini," kata Ujun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.