24 Truk Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Boyolali
Sebanyak 24 truk operasional Koperasi Desa Merah Putih tiba di Boyolali dan mulai dibagikan kepada pengurus KDMP.
Petugas UPT Pasar Beringharjo memasang running text di atas Gerbang Pasar Beringharjo, Rabu (11/4/2018). /Harian Jogja- Salsabila Annisa Azmi
Harianjogja.com, JOGJA- Tingkat konsumsi masyarakat di Jogja tergolong tinggi namun daya kritis terhadap produk yang dikonsumsi masih rendah.
Lembaga Konsumen Yogyakarta menyebutkan tingkat kesadaran konsumen di Yogyakarta terhadap hak-haknya masih rendah sehingga masih banyak yang memilih abai meskipun telah dirugikan.
"Meski tingkat konsumsi tinggi namun daya kritis terhadap produk yang dikonsumsi masih rendah," kata Ketua Lembaga Konsumen Yogyakarta (LKY) Saktyarini Hastuti di Yogyakarta, Sabtu (14/4/2018).
Bersama pemerintah kabupaten/kota, menurut Hastuti, LKY terus memfasilitasi sosialisasi terkait hak-hak konsumen yang tertuang dalam Undang-Undang Konsumen.
"Memang sosialisasi sudah dilakukan akan tetapi jangkauan dan kedalaman materinya masih kurang," kata dia.
Menurut Hastuti, meski persentasenya terbilang masih rendah sebagian masyarakat sudah mengetahui hak-haknya sebagai konsumen. Namun demikian, tetap enggan mengadu. "Belum banyak yang berinisiatif mengadukan apa yang menimpanya," kata dia.
Untuk meningkatkan daya kritris konsumen, menurut dia, LKY juga telah membentuk Kelompok Konsumen Sadar (KKS) di lima kabupaten/kota. Hingga saat ini telah terbentuk delapan KKS meski yang hingga saat ini aktif hanya lima kelompok. Masing-masing kelompok terdiri atas 25 hingga 30 orang.
Selain membuat kelompok masyarakat menjadi kritis dan cerdas, menurut dia, melalui KKS juga membuat mereka memiliki keberanian untuk berhadapan dengan pelaku usaha maupun pemerintah jika ada hak mereka sebagai konsumen yang dilanggar.
"Mereka antara lain kami berikan wawasan Undang-Undang Pelindungan Konsumen (UU PK), tentang pengetahuan barang dan jasa, hingga soal penanganan pengaduan," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Sebanyak 24 truk operasional Koperasi Desa Merah Putih tiba di Boyolali dan mulai dibagikan kepada pengurus KDMP.
KPAI soroti kejanggalan temuan 11 bayi di Sleman. Diduga ada praktik perdagangan bayi berkedok adopsi dan penitipan anak.
Wajah bengkak dan sembap bisa jadi tanda stres kronis. Simak penjelasan dokter dan dampaknya bagi kesehatan tubuh dan mental.
Jepang umumkan 26 pemain untuk Piala Dunia 2026. Yuto Nagatomo kembali, sementara Mitoma dan Minamino absen karena cedera.
Gerindra sidang anggota DPRD Jember yang viral merokok dan main gim saat rapat stunting. Publik menunggu sanksi dari majelis kehormatan.
Relokasi SDN Nglarang Sleman mulai bergerak. Pembangunan gedung baru ditargetkan mulai Mei 2026 akibat proyek Tol Jogja-Solo.