Hari Pertama Bulan Tertib Jalan, Satpol PP DIY Bongkar Ratusan Reklame Ilegal
Petugas Satpol PP DIY menertibkan setidaknya ratusan buah sampah visual berupa spanduk, banner, dan rontek tak berizin di tiga titik.
Pengunjung sedang menikmati pemandangan salah satu wahana di Merapi Park yaitu The World Landmark Merapi Park pada Sabtu(14/4/2018)./Harian Jogja-Fahmi Ahmad Burhan
Harianjogja.com, SLEMAN- Merapi Park belum genap setahun didirikan. Namun, kini Merapi Park sudah jadi magnet bagi wisatawan yang ingin berlibur di Sleman.
Pimpinan Merapi Park Bambang Utomo mengatakan rata-rata jumlah kunjungan pada hari-hari biasa bisa mencapai 500 kunjungan. Sedangkan pada saat liburan, jumlah kunjungan bisa meningkat empat kali lipat menjadi 2.000 kunjungan.
"Kami biasanya kalau pada musim liburan itu kenaikannya cukup signifikan," ujarnya pada Harianjogja.com (14/4/2018).
Merapi Park dibuka pada 25 Juni 2016 dengan menawarkan konsep wisata replika bangunan-bangunan dunia, seperti Menara Eifel di Perancis, Menara Pisa di Italia, Piramida di Mesir, dan bangunan lainnya. Selain itu, ada juga waterpark, restoran, dan kafe.
Marketing Merapi Park Leli Anna mengatakan di tahun ini, pihaknya akan membuat inovasi coboy town. "Kita pastinya akan terus berinovasi tiap tahunnya, agar pengunjung tidak bosan," ujar Leli.
Menurut Leli, pengunjung paling banyak yaitu dari luar DIY atau rombongan dengan memakai bis. Leli mengatakan karena konsep yang ditawarkan oleh Merapi Park outdoor, maka ketika masuk musim hujan, kunjungan akan mengalami penurunan.
Leli mengatakan pengelola yang ada di Merapi Park 60 persen dari warga sekitar yaitu di Desa Hargobinangun, Pakem, sedangkam mayoritas adalah anak-anak muda lulusan SMK.
Petugas lapangan Kawasan Wisata Kaliurang Suraji mengatakan banyak rombongan keluarga maupun rombongan sekolah yang menanyakan lokasi Merapi Park. "Memang trennya sekarang itu ada beberapa objek wisata yang dicari oleh wisatawan, salah satunya Merapi Park," kata Suraji.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Petugas Satpol PP DIY menertibkan setidaknya ratusan buah sampah visual berupa spanduk, banner, dan rontek tak berizin di tiga titik.
Kejagung dalami dugaan jual beli LHP Ombudsman RI yang menyeret Ketua Ombudsman nonaktif Hery Susanto dalam kasus suap.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 14 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, tersedia keberangkatan pagi sampai malam.
Kemenkop mempercepat operasional 37 ribu Kopdes Merah Putih dan menyiapkan Inpres untuk penguatan ekonomi desa.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 14 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta, tersedia keberangkatan pagi sampai malam hari.
Siswa kelas II SD meninggal dunia usai tertimpa patung di Museum Ronggowarsita Semarang saat mengikuti wisata rombongan sekolah.