Gempa M6,4 Guncang Okinawa Jepang, Ini Dampak Terbarunya
Gempa magnitudo 6,4 mengguncang Okinawa Jepang, tidak berpotensi tsunami. Simak data lengkap dan perkembangan terbarunya.
Kepala Dinas Pariwisata Sleman, Ishadi Zayid saat menggelar jumpa pers terkait kegiatan Tour De Merapi 2024, Rabu (10/7/2024). Ist
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Pariwisata (Dispar) Sleman kembali menggelar agenda tur sepeda motor Tour De Merapi di tahun 2024. Mengajak peserta berkendara melewati desa-desa wisata di Sleman, Tour De Merapi menjadi ajang promosi wisata untuk menarik wisatawan.
Kepala Dinas Pariwisata Sleman, Ishadi Zayid, mengungkapkan Tour De Merapi tahun ini mengangkat tema Dolan Sleman Marai Tuman. Dengan tema ini, Dinpar ingin mengajak wisatawan lagi dan lagi untuk mengunjungi Kabupaten Sleman.
"Dolan Sleman Marai Tuman artinya orang yang datang ke Sleman itu sekali datang besok ingin datang lagi, karena tidak cukup sehari mengunjungi Sleman. Bahkan yang dikunjungi selalu menimbulkan kesan ngangeni sehingga orang datang dan datang lagi," kata Ishadi, Kamis (27/6/2024).
Pelaksanaan Kegiatan
Tour De Merapi tahun ini mengajak para peserta mengunjungi rute-rute desa wisata yang khas dengan fauna. Pendaftaran Tour De Merapi dibuka sejak 5 Juni 2024 dan berakhir pada 18 Juli 2024. Sementara, Tour De Merapi akan dilaksanakan pada Minggu (21/7/2024) di titik start di Lapangan Pemda Sleman.
Seluruh lapisan masyarakat bisa mengikuti tur ini. Dinpar tidak membatasi pada klub motor tertentu. Adapun syarat untuk mengikuti tur ini yakni peserta diwajibkan mengumpulkan fotokopi STNK dan SIM dan memakai kelengkapan berkendara selama tur.
Dalam rutenya, para peserta akan disuguhi hiburan dan makanan lokal setempat. Suasana ini akan menambah pengalaman peserta tur menikmati destinasi wisata. “Jadi nanti makanannya juga makanan lokal yang ada di sekitar situ, jadi bukan makanan pesanan dari toko tapi makanan yang khas dari tempat-tempat yang disinggahi itu,” ujarnya.
Harapannya lewat acara ini, destinasi yang dijelajahi bisa terpromosikan. "Salah satu tujuan utama kami kan memperkenalkan beberapa destinasi wisata yang selama ini belum dikenal oleh masyarakat melalui Tour De Merapi," tuturnya.
"Kemudian peserta tur Merapi ini di samping bisa menikmati juga bisa mengampanyekan bahwa di Sleman itu ada beberapa destinasi yang layak dikunjungi," lanjutnya.
BACA JUGA: Kunjungan Wisata di Sleman Nyaris 2 Juta Orang hingga April 2024
Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Dispar Sleman Kus Endarto mengatakan target peserta dalam acara ini dipatok pada 300 kendaraan. Namun hingga saat ini peserta yang mendaftar sudah mencapai angka 295 kendaraan. Meski begitu, Dispas Sleman tetap membuka pendaftaran bagi masyarakat yang masih ingin berpartisipasi dalam tur.
Para peserta juga berkesempatan mendapatkan sejumlak doorprize dalam agenda ini. Adapun doorprize yang dibagikan di antaranya ada dua unit sepeda motor, enam sepeda gunung, peralatan dapur dan masih banyak lagi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gempa magnitudo 6,4 mengguncang Okinawa Jepang, tidak berpotensi tsunami. Simak data lengkap dan perkembangan terbarunya.
Fadli Zon dorong Museum Pos Indonesia di Bandung jadi cagar budaya nasional karena nilai sejarahnya yang penting bagi bangsa.
KPK menetapkan Bupati Langkat Syah Afandin sebagai tersangka OTT terkait suap proyek dan gratifikasi senilai Rp3,5 miliar.
Witan Sulaeman resmi perpanjang kontrak 3 tahun di Persija Jakarta. Siap tampil maksimal di bawah pelatih Shin Tae-yong.
Harga iPhone Juli 2026 di iBox turun, terutama iPhone 16e. Simak daftar lengkap harga terbaru dan seri baru iPhone 17e.
BMKG menyebut Siklon BAVI memengaruhi cuaca DIY. Prakiraan 5-7 Juli cerah berawan, namun gelombang laut selatan berpotensi tinggi.