Kabar Duka, Ketua Fraksi Gerindra DPRD DIY Lisman Puja Kesuma Meninggal Dunia
Lisman Puja Kesuma, Ketua Fraksi Gerindra DPRD DIY dan Bendahara DPD Gerindra DIY meninggal pada Sabtu (3/10/2026).
Ilustrasi UNBK./JIBI
Harianjogja.com, JOGJA--Sebanyak 22 sekolah jenjang SMA/SMK menggelar Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) susulan pada Selasa (17/4/2018) hingga Rabu (18/4/2018). Ujian susulan itu diikuti 26 siswa seluruh DIY karena sebelumnya berhalangan hadir saat jadwal pelaksanaan UNBK SMA dan SMK.
Kasi Perencanaan Pendidikan Bidang Perencanaan dan Standardisasi Pendidikan Disdikpora DIY Bahtiar Nurhidayat menjelaskan peserta yang mengikuti UNBK susulan merupakan siswa yang berhalangan hadir saat pelaksanaan UNBK SMA dan SMK.
Mereka sebagian besar tidak bisa hadir karena sakit, selain ada siswa yang tidak bisa mengikuti UNBK semua mata pelajaran (mapel) yang diujikan. Namun ada pula yang yang ketidakhadirannya pada satu atau dua mapel saja.
"Totalnya ada 26 siswa, berasal dari tujuh SMA dengan jumlah 10 siswa, dua Madrasah Aliah ada dua siswa dan 13 SMK dengan jumlah siswa ada 15 yang mengikuti UNBK susulan," katanya kepada Harian Jogja, Selasa (17/4/2018).
Bahtiar menambahkan sejumlah siswa yang harus mengikuti UNBK susulan untuk semua mapel, di antaranya berasal dari SMAN 1 Bantul, SMAN 1 Pajangan, SMAN 1 Banguntapan, SMAN 1 Sewon dan SMK Muhammadiyah Pakem dengan jumlah siswa masing-masing satu siswa. Dua Madrasah Aliah masing-masing hanya mengikuti satu mapel, yaitu satu siswa MA Ali Maksum mengikuti mapel pilihan dan satu siswa MAN 4 Bantul untuk mapel matematika.
Ia menambahkan sekolah lain yang siswanya harus mengikuti UNBK susulan di antaranya, SMAN 1 Jogja dan SMKN 2 Jogja masing-masing dua siswa dengan hanya satu mapel karena tiga mapel lainnya telah diikuti saat pelaksanaan UNBK di jadwal sebelumnya.
"Kalau dari sisi mapel, untuk Bahasa Indonesia ada 10 siswa, matematika ada 13 siswa, Bahasa Inggris 14 siswa, teknik kejuruan [untuk SMK] ada enam siswa dan mapel pilihan [untuk SMA] ada enam siswa," katanya.
Bahtiar menegaskan UNBK susulan dilakukan di masing-masing sekolah dengan prosedur yang sama persis seperti saat UNBK serentak. "Kalau jadwalnya menyesuaikan dengan kebutuhan siswa ada yang hanya ikut sesi pertama atau sesi kedua saja. Yang jelas untuk Selasa mapel Bahasa Indonesia dan matematika, lalu Rabu Bahasa Inggris dan mapel pilihan untuk SMA serta teknik kejuruan untuk yang SMK," kata dia.
Terpisah, Kepala SMKN 3 Jogja Bujang Sabri mengatakan di sekolahnya hanya ada satu siswa yang mengikuti UNBK susulan. Siswa tersebut mengikuti satu mapel yaitu Bahasa Indonesia dan diselenggarakan pada Selasa (17/4/2018) pagi. Penyebab siswa tersebut tidak hadir saat UNBK Bahasa Indonesia karena sakit sehingga diikutsertakan UNBK susulan.
"Prosedurnya sama persis dengan UNBK yang serentak. Meski pun hanya satu siswa, ada proktor, teknisi, pengawas juga dan prosedur soal juga sama mulai dari sinkronisasi sebelum pelaksanaan," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lisman Puja Kesuma, Ketua Fraksi Gerindra DPRD DIY dan Bendahara DPD Gerindra DIY meninggal pada Sabtu (3/10/2026).
Portugal mengalahkan Norwegia 2-1 di UEFA Nations League dan memastikan lolos ke perempatfinal dengan dua laga fase grup tersisa.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo Senin 5 Oktober 2026 tersedia di MPP, lengkap dengan lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Solo-Jogja Senin 5 Oktober 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jam keberangkatan dan kedatangan tiap stasiun.
Jadwal layanan SIM keliling di Kota Jogja hari ini Senin (5/10/2026) berlokasi di Alun-Alun Kidul dan MPP Balaikota.
Gianni Infantino meninjau SUGBK bersama Erick Thohir menjelang final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Indonesia vs Thailand.