BPBD Gunungkidul Kaji Sinkhole Tileng Bersama Tim Undip
BPBD Gunungkidul menggandeng tim ahli Undip untuk mengkaji sinkhole di Tileng, Girisubo, yang terus melebar di area pertanian warga.
Pegawai Negeri Sipil (PNS) berfoto selfie. /Solopos-Ivanovich Aldino
Harianjogja.com, BANTUL--Jumlah pegawai negeri sipil (PNS) di Pemkab Bantul belum ideal. Pasalnya, berdasarkan analisa beban kerja yang dilakukan Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) tahun lalu, Pemkab masih kekurangan 2.643 pegawai.
Saat ini, total pegawai di lingkup Pemkab mencapai 8.458 PNS. Jika tidak ada tambahan, jumlah tersebut akan terus berkurangan karena ada pegawai yang memasuki masa pensiun. Sebagai contoh di tahun ini ada sedikitnya 450 PNS yang memasuki masa pensiun.
Kepala BKPP Bantul Dany Suswaryanta mengatakan beberapa tahun lalu, PNS di Pemkab tembus di angka 13.000 orang. Namun sejak ada moratorium dan setiap tahun ada pegawai yang pensiun, jumlah pegawai terus berkurang. “Hingga saat ini pegawai yang tercatat di kami ada 8.458 orang,” kata Dany kepada Harian Jogja, Kamis (26/4/2018).
Menurut dia, dengan jumlah tersebut pegawai di Pemkab belum ideal dan masih membutuhkan tambahan pegawai sebanyak 2.643 orang. Pemkab sudah mengajukan rencana rekrutmen CPNS ke Pemerintah Pusat.
“Sudah kami lakukan analisa dan kekurangan sekitar 2.600 pegawai. Kami juga sudah mengajukan formasi rekrutmen, tetapi untuk persetujuan masih menunggu keputusan dari Pusat,” ucapnya.
Menurut Dany, pengajuan formasi CPNS disesuaikan dengan kekurangan pegawai di Pemkab Bantul. Namun, dia pesimistis kekurangan sebanyak 2.643 pegawai akan terpenuhi. Salah satu pertimbangan, menyangkut beban keuangan negara untuk menggaji pegawai. “Pengalaman yang dulu, tidak pernah sesuai antara permohonan dengan pemberian kuota formasi. Namun, apapun itu, kami siap menerima berapapun jatah yang akan diberikan,” katanya.
Kepala Bidang Formasi, Pengembangan Pendidikan dan Pelatihan, BKPP Bantul Triyanto menambahkan untuk rencana penambahan pegawai sudah diajukan ke pusat. “Kami tinggal menunggu apakah disetujui atau tidak rencana penambahan pegawai ini,” katanya
Menurut dia, jika berdasar pada informasi yang beredar, pada tahun ini pemerintah berencana membuka rekrutmen CPNS. Hanya, Triyono mengakui hingga sekarang belum ada informasi secara resmi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul menggandeng tim ahli Undip untuk mengkaji sinkhole di Tileng, Girisubo, yang terus melebar di area pertanian warga.
iPhone Fold disebut baru meluncur September 2026, sementara Huawei, Vivo, Oppo, dan Honor lebih dulu memanaskan pasar HP lipat layar lebar.
Arab Saudi melalui PIF resmi menjadi sponsor Piala Dunia 2026 dan memperkuat pengaruhnya di sepak bola global.
Kebiasaan langsung cek ponsel saat bangun tidur bisa menjadi tanda kecanduan digital yang berdampak pada kesehatan mental dan fokus.
Kemnaker membuka pendaftaran bantuan TKM Pemula 2026 hingga 17 Mei untuk calon wirausaha mandiri.
Volkswagen menunda peluncuran Golf EV hingga akhir dekade sambil fokus mengembangkan lini mobil listrik seri ID.