Skenario Pengosongan Lahan NYIA Sudah Final, Begini Sikap Angkasa Pura terhadap Penolakan Warga

Uli Febriarni
Uli Febriarni Sabtu, 05 Mei 2018 07:17 WIB
Skenario Pengosongan Lahan NYIA Sudah Final, Begini Sikap Angkasa Pura terhadap Penolakan Warga

Hasto Wardoyo sedang bersama kerabat warga penolak NYIA, di ruang kerja Bupati, Jumat (4/5/2018)./Harian Jogja-Uli Febriarni

Harianjogja.com, KULONPROGO- Skenario pengosongan lahan Izin Penetapan Lokasi (IPL) New Yogyakarta International Airport (NYIA) menuju tahapan final. Baik Pemerintah Kabupaten maupun Angkasa Pura I (AP I) telah mantap dengan teknis dan prosedur yang telah disusun.

Direktur Hubungan Internasional dan Pengembangan Usaha AP I, Sardjono Jhonny Tjitrokusumo mengungkapkan, penolakan warga terhadap NYIA terus dicarikan solusi terbaik. AP I terus membantu warga, baik itu dalam proses relokasi maupun konsinyasi.

Langkah yang saat ini diambil terus menekankan persuasif. Agar pendekatan sebelum tahapan pengosongan dilakukan tanpa menyakiti masyarakat. AP I akan terus memberikan pemahaman bahwa pembangunan NYIA dilakukan untuk kepentingan yang lebih luas.

"Kita tidak bisa membalikkan keadaan, ribuan warga lainnya setuju [dengan adanya NYIA], yang sedikit tidak. Mereka ini tidak bisa dinihilkan, tapi kami mencoba memberikan pemahaman itu," kata dia, di hadapan wartawan, Jumat (4/5/2018) petang.

Menurut dia, yang terganggu dengan adanya pembangunan NYIA bukanlah AP I melainkan warga yang hingga bertahan di atas IPL. Sehingga agar warga tidak terganggu proyek, maka mereka harus direlokasi.

Ia menambahkan, berdasarkan rapat bersama Komnas HAM, Forkominda, Kejaksaan, Kodim, Polres Kulonprogo dan jajaran terkait, ditekankan bahwa pembangunan NYIA merupakan program strategis nasional. Namun AP I menegaskan, mereka paham perihal adanya rambu dari Komnas HAM untuk seluruh tahapan pembangunan NYIA.

"Segala sesuatu harus sesuai perundang-undangan yang berlaku," terangnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online