Pelajar Gunungkidul Diajak Jaga Budi Pekerti dan Budaya Damai
Pemkab Gunungkidul mendukung Gerakan Pelajar Jogja Santun dan Cinta Damai untuk mencegah kenakalan remaja dan kekerasan di sekolah.
Bupati Bantul Suharsono saat menunjukan merek Beras Asli Bantul di kawasan Kebun Buah Mangunan, Kecamatan Dlingo, Rabu (2/5/2018). /Harian Jogja, David Kurniawan
Harianjogja.com, BANTUL-Bupati Bantul Suharsono mengaku senang dengan diluncurkannya produk Beras Asli Bantul. Dia pun berharap produk ini dapat memberikan kesejahteraan kepada petani.
Selain itu, juga sebagai upaya menghindarkan masyarakat dari beras dari luar negeri.
“Kenapa harus impor, wong kita punya produksi yang melimpah. Jadi, dengan dikeluarkannya produk Beras Asli Bantul harapannya bisa memberikan manfaat bagi semuanya,” katanya, Sabtu (5/5/2018).
Untuk membantu pemasaran, Suharsono mengaku sudah memesan beras sebanyak satu ton. Rencannya beras tersebut akan dibagikan kepada masyarakat saat perayaan Hari Raya Idulfitri.
“Sudah pesan dan nanti akan kami bagikan ke warga sehingga mereka tahu bahwa Bantul memiliki produksi beras sendiri,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul mendukung Gerakan Pelajar Jogja Santun dan Cinta Damai untuk mencegah kenakalan remaja dan kekerasan di sekolah.
Samsung Galaxy Watch Ultra2 hadir dengan fitur kesehatan berbasis AI untuk trail running, diving, dan pemantauan kebugaran harian.
Fenomena upwelling di Waduk Kedung Ombo Boyolali menyebabkan 10 ton ikan mati dan kerugian petani KJA mencapai Rp247 juta.
Festival Dolanan Bocah Suryodiningratan di Jogja melibatkan 100 anak untuk melestarikan budaya sekaligus mengurangi ketergantungan gadget.
Gets Premiere Yogyakarta menggelar Mini Wedding Showcase dengan konsep pernikahan elegan, intim, dan promo menarik bagi calon pengantin.
PHE ONWJ menyisir perairan Karawang usai dugaan kebocoran pipa gas. Hasil pemeriksaan menunjukkan fasilitas operasi tetap aman dan normal.