681 Asnakes Asal DIY Dilantik

Laila Rochmatin
Laila Rochmatin Senin, 07 Mei 2018 10:10 WIB
681 Asnakes Asal DIY Dilantik

Ratusan pelajar SMK Kesehatan DIY disumpah profesi sebagai asnakes, Sabtu (5/5/2018)./Harian Jogja-Sunartono

Harianjogja.com, JOGJA--Sebanyak 681 lulusan SMK Kesehatan di DIY secara resmi dilantik dan disumpah sebagai Asisten Tenaga Kesehatan (Asnakes), di Gedung Graha Wana Bhaktiyasa, Jalan Kenari, Sabtu (5/5/2018). Para lulusan telah mengantongi sertifikat profesi dan bekerja di berbagai instansi baik rumah sakit maupun industri.

Ketua Panitia Pelantikan Asnakes Seluruh SMK Kesehatan DIY Ari Widiastuti menjelaskan sebanyak 681 asnakes tersebut berasal daris 17 SMK Kesehatan di DIY. Terdiri atas 350 dari program keahlian farmasi, 316 dari keperawatan dan 15 dari teknologi laboratorium medik (TLM). Seluruh siswa yang dilantik sebagai asnakes telah melalui berbagai tahapan ujian sehingga dinyatakan berkompeten sesuai bidang keahliannya. Proses ujian dilakukan di Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) 3 sehingga berhak mendapatkan sertifikat profesi sebagai asnakes dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi.

"Pelantikan ini sudah ketiga kalinya sejak tiga tahun terakhir. Total ada 2.000 asnakes yang dilahirkan dari SMK Kesehatan di DIY. Kalau tahun ajaran ini dilantik 681 asnakes," ucapnya, Sabtu.

Kabid SDM Dinas Kesehatan DIY Hardiah Julianti menyatakan asnakes dari lulusan SMK secara resmi telah diakui melalui Permenkes No.80/2016 tentang Penyelenggaraan Pekerjaan Asnakes. Asnakes tugasnya membantu tenaga kesehatan dari lulusan D-III atau S1 dalam menjalankan tugas medis. Profesionalisme tetap harus dimiliki asnakes dalam membantu memberikan layanan kesehatan. Karena asnakes menjadi salah satu aset tenaga kesehatan yang memiliki peran strategis untuk meningkatkan derajat kesehatan.

Asnakes bisa diterima di berbagai instansi baik rumah sakit maupun industri. Para asnakes yang dilantik tersebut secara resmi telah tercatat di Dinas Kesehatan DIY. "Jadi perusahan, instansi atau industri yang akan menerima mereka sebagai asnakes bisa dicek kevalidan kompetensinya di Dinas Kesehatan, karena datanya sudah tercatat di kami," katanya.

Ia tidak menampik peluang asnakes untuk berbagai sektor industri tergolong besar di DIY maupun Jawa Tengah. Terbukti, dari total asnakes yang dilantik tersebut 70% di antaranya sudah bekerja di apotek, perusahaan farmasi atau jamu di wilayah DIY dan Jawa Tengah.

Kasi SMK Bidang Pendidikan Menengah Disdikpora DIY Suhartantin mengatakan dari tenaga asnakes yang disumpah tersebut 30% di antaranya ingin melanjutkan ke jenjang pendidikan lebih tinggi.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Laila Rochmatin
Laila Rochmatin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online