Penemuan Rhodamin B di Kulonprogo Bukan yang Pertama

Uli Febriarni
Uli Febriarni Rabu, 09 Mei 2018 21:17 WIB
Penemuan Rhodamin B di Kulonprogo Bukan yang Pertama

Ilustrasi pemeriksaan makanan di pasaran./Bisnis Indonesia-Rachman

Harianjogja.com, KULONPROGO-Penemuan Rhodamin B dan bahan berbahaya lain dalam bahan makanan lewat pengawasan oleh BPOM Jogja di Pasar Wates, bukan terjadi kali ini saja. Petugas menyasar produk makanan berwarna merah muda, karena potensial menggunakan pewarna Rhodamin B.

Ia mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati dalam memilih bahan makanan. Masyarakat lebih baik memilih bahan makanan yang aman untuk konsumsi dan menghindari bahan-bahan yang dicurigai menggunakan pewarna Rhodamin B.

"Pilih yang warnanya natural atau putih, tidak yang berwarna mencolok," kata Pengawas Farmasi BPOM Jogja, Rossy Hartati mengimbau, Selasa (8/5/2018).

Salah satu pedagang yang menjual kerupuk sermier, Murni, mengaku tidak mengetahui kerupuk sermier yang ia jual mengandung bahan berbahaya. Ia terbiasa kulakan kerupuk sermier sekitar lima kilogram yang berwarna cerah dan kerrupuk sermier yang berwarna kurang cerah juga sebanyak lima kilogram. 

Dari dua produk itu, yang sering dibeli warga adalah kerupuk yang warnanya cerah. "Sebelumnya saya tidak tahu, ini mau dikembalikan,” kata dia. 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Kusnul Isti Qomah
Kusnul Isti Qomah Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online