30 Generasi Muda Ikuti Forest Youthverse Summit Regional Pekanbaru
Sebanyak 30 generasi muda terbaik mengikuti Forest Youthverse Summit Regional Pekanbaru yang digelar pada Kamis-Jumat (16-17/7/2026).
ilustrasi./dok
Harianjogja.com, BANTUL--Sulistiyo Atmojo terpilih menjadi Ketua Paguyuban Dukuh (Pandu) Kabupaten Bantul, untuk periode 2018-2023 dalam Musyawarah Daerah (Musda) Pandu Bantul, yang digelar di ruang rapat utama gedung Parasamya, Rabu (10/5/2018). Dukuh Cangkring, Desa Sumberagung, Kecamatan Jetis ini sudah tiga periode menjabat Ketua Pandu Bantul.
"Ini bukan keberhasilan tapi memang saya akui kaderisasi di Pandu Bantul macet," ucap Sulistiyo. Dalam Musda Pandu, kemarin Sulistiyo mendapat suara terbanyak mengalahkan dua calon lainnya, yakni Sareh Supardi dan Sutrisno.
Ke depan, pihaknya akan mengupayakan agar ada pembatasan jabatan ketua Pandu Bantul agar ada regenerasi setiap periode. Kendati demikian, karena sudah dipercaya untuk memimpin kembali, Sulistiyo akan menjaga kepercayaan tersebut.
Dalam kepemimpinannya ia akan lebih banyak menggelar pelatihan untuk meningkatkan kapasitas dukuh. Menurut dia, banyak dukuh di Bantul masih kurang tanggap menghadapi perkembangan teknologi dan peraturan baru, khususnya soal memahami Undang-Undang No.6/2014 tentang Desa.
Selain itu, soal kesejahteraan dukuh juga akan diperjuangkan, karena sampai saat ini penghasilan tetap dukuh masih di bawah upah minimum kabupaten (UMK). Hanya berkisar Rp1 juta-Rp1,2 jutaan. "Tugas dukuh tidak main-main karena berhubungan langsung dengan masyarakat," ujar Sulistiyo.
Wakil Bupati Bantul Abdul Halim Muslih meminta dukuh dan perangkat desa lainnya untuk bisa bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Bantul dalam mewujudkan masyarakat Bantul sehat, cerdas, dan sejahtera berdasarkan nilai-nilai keagamaan, kemanusiaan, dan kebangsaan.
Halim juga mendorong dukuh untuk terus meningkatkan kapasitas dalam tugasnya sebagai pemberdaya masyarakat. Karena dukuh dan pemerintahan desa saat ini sudah diberi keleluasaan dalam menyelenggarakan pemerintahan desa. "Pemerintah desa tugasnya sama dengan Pemkab hanya cangkupannya tingkat desa," kata Halim.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 30 generasi muda terbaik mengikuti Forest Youthverse Summit Regional Pekanbaru yang digelar pada Kamis-Jumat (16-17/7/2026).
Reza Arap menegur DJ Bravy dan Tepe di media sosial. Ia menyinggung joke tongkrongan yang dibawa ke publik dan star syndrome.
Kenali 5 keterbatasan Chromebook sebelum membeli, mulai dari aplikasi Windows, Microsoft Office, penyimpanan hingga perangkat eksternal.
Pelebaran Jalan Selokan Mataram Sleman belum tuntas karena pembebasan lahan. Sebanyak 11 bidang, termasuk sebagian Makam Santren Gejayan, disiapkan.
Kerja Ngejar Apa, Sih? tayang 12 November 2026. Simak sinopsis, daftar pemain, dan kisah persaingan masa probasi.
Indonesia mengakhiri Asian Games 2026 di peringkat ke-16 dengan 39 medali, terdiri dari lima emas, 11 perak, dan 23 perunggu.