Duka Budaya! Pelestari Wayang Kertas Legendaris Mbah Brambang Wafat
Mbah Brambang, pelestari wayang kertas asal Sukoharjo, meninggal dunia di usia 95 tahun. Dedikasi lebih dari 60 tahun untuk budaya.
Tenda pendaki terlihat di Pasar Bubar Puncak Merapi pada Jumat (11/5/2018) pagi. /Istimewa-Twitter @BPPTKG
Harianjogja.com, JOGJA- Belasan orang pendaki mengalami luka-luka saat dievakusi turun dari gunung pascaletusan Merapi pada Jumat (11/5/2018).
Pendaki Gunung Merapi yang sempat berada di puncak kini sudah mulai dievakuasi seluruhnya. Total pendaki yang tercatat mencapai 160 pendaki.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh tim dari Pusdalops Badan Pengangulangan Bencana Daerah DIY. Menurut Danang Samsurizal, saat ini semua pendaki sudah turun dari Pasar Bubrah-puncak pendakian Gunung Merapi.
Sejauh ini ada beberapa korban luka dan trauma yang dialami pendaki. Ini akibat erupsi saat mereka sedang camping yang jaraknya hampir mencampai 400 meter dari puncak.
“Sudah berhasil dievakuasi, sudah turun semua. Luka-luka ringan, ada yang masih trauma, ada yang lecet-lecet, enggak ada yang sampai patah,” ujar Danang selaku tim Pusdalops BPBD DIY saat dihubungi via telepon Jumat.
Jumlah korban yang berhasil diidentifikasi luka setelah dievakuasi mencapai 18 orang. Rata-rata korban mengalami luka ringan.
”Setelah dicek ada 18 orang yang luka ringan,” ujarnya. Adapaun untuk pendaki yang mengalami trauma akan ada penanganan khusus. Semua yang ditangani kini sudah berada di pos perawatan yang sudah disediakan tim evakuasi. “Dibawa tempat yang aman,” kata Danang.
Untuk kondisi terakhir saat ini, Danang mengatakan sudah melakukan rapat bersama dengan pihak kabupaten maupun daerah, hasilnya kondisi Merapi mulai normal. Tapi hal ini bukan berarti berhenti melakukan kerja penanganan, tim Pusdalops BPBD DIY masih membersihkan material akibat erupsi Gunung Merapi.
“Tadi rapat tingkat pimpinan, baik daerah Sleman maupun Provinsi DIY, Merapi sudah landai, tidak ada perkembangan lebih lanjut, untuk sekarang menangani residu dari fase erupsi Merapi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara
Mbah Brambang, pelestari wayang kertas asal Sukoharjo, meninggal dunia di usia 95 tahun. Dedikasi lebih dari 60 tahun untuk budaya.
Kunjungan wisata di Bantul melonjak enam kali lipat selama libur Kenaikan Yesus Kristus 2026. Pantai Parangtritis tetap menjadi primadona wisatawan
Ketahui 4 ciri hewan kurban yang tidak sah menurut syariat Islam agar ibadah kurban Anda diterima dan sesuai ketentuan.
Umat Buddha Kulonprogo gelar Tribuana Manggala Bakti di Sungai Mudal sebagai rangkaian Waisak 2026 dengan konsep ekoteologi dan pelestarian alam.
Astra Motor Yogyakarta turut mendukung program TUMBUH yang memiliki tema semangat kolaboratif antar generasi muda hingga masyarakat pesisir
Sapi simmental berbobot 1 ton asal Gedangsari, Gunungkidul, dibeli Presiden Prabowo Subianto untuk kurban tahun ini.