Lebih dari 100.000 Orang di DIY Telah Disuntik Vaksin
Vaksinasi Covid-19 tahap kedua untuk kalangan lanjut usia dan pelayan publik di DIY masih berjalan. Hingga Jumat (19/3/2021), total penerima vaksin telah mencapai 97.583 jiwa.
Suasana Pantai Baron, Tanjungsari, Selasa (15/5/2018)./Harian Jogja-Jalu Rahman Dewantara
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Tradisi padusan menjelang bulan Ramadan yang dilakukan di Pantai Baron, Desa Kemadang, Tanjungsari pada Rabu (16/5/2018) lebih sepi dari tahun-tahun sebelumnya.
"Tahun ini lebih sepi, wisatawan yang datang juga lebih sedikit," kata Sekretaris SAR Satlinmas Korwil II Surisdiyanto kepada Harianjogja.com, Rabu (16/5/2018).
Walaupun pengunjung sepi lanjut Suris penjagaan tetap dilaksanakan dengan personel penuh. "Pengamanan tetap dengan personel penuh yaitu sebanyak 57 personel yang disebar dibeberapa titik rawan kecelakaan," jelasnya.
Suris mengatakan saat ini gelombang ombang cukup tinggi akan tetapi laut sedang surut. "Gelombang memang sedang tinggi, tetapi laut surut sejak pukul 14.00 WIB," jelasnya.
Koordinator TPR Utama Baron, Supardi mengatakan dari pantauannya wisatawan yang datang didominasi wisatawan lokal Gunungkidul. Untuk luar kota masih sedikit. "H-1 masuk bulan puasa gini emang ramai, tapi kebanyakan warga Gunungkidul, rata-rata pengendara motor," katanya.
Supardi mengatakan ramainya pengunjung yang datang menurutnya masih sama seperti hari-hari biasa. "Mungkin kalau jatuhnya pas weekend atau libur yang datang lebih banyak," jelasnya.
Kendati demikian lanjut Supardi pihaknya telah menyiapkan tidak kurang 15.000 lembar tiket. "Kita tetap antisipasi kemungkinan banyaknya pengunjung yang datang. [jumlah] Ini cuma di TPR Pusat, kalau yang lain belum ada informasi," katanya.
Sementara itu Sekretaris Dinas Pariwisata Harry Sukmono mengatakan tahun ini pihaknya menggelar acara apapun baik, hiburan maupun pemasangan pipa padusan yang biasanya ada. “Mohon maaf kepada masyarakat, tahun ini kami tidak menggelar acara apapun," katanya.
Namun Harry tidak menjelaskan dengan pasti alasan ditiadakannya acara tahunan tersebut. "Yang pasti memang tahun ini tidak ada, kalau untuk alasan itu saya sendiri kurang paham, tapi mungkin karena memang belum ada persiapan," katanya.
Kendati demikian Harry berharap untuk tahun depan dimungkinkan akan kembali mengadakan acara itu. "Mungkin akan ada lagi," imbuhnya.
Harry mengatakan untuk urusan wisata harusnya tidak hanya diampu pihaknya, tapi juga dibantu seluruh pihak khususnya pelaku wisata. "Pokdarwis harus lebih kreatif, intinya kita kerjasama bareng untuk bangun wisata Gunungkidul," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Vaksinasi Covid-19 tahap kedua untuk kalangan lanjut usia dan pelayan publik di DIY masih berjalan. Hingga Jumat (19/3/2021), total penerima vaksin telah mencapai 97.583 jiwa.
Simak cara cetak STNK setelah bayar pajak online lewat SIGNAL. Praktis, tanpa antre, dan resmi berlaku 2026.
Nadiem Makarim tampil dengan gelang detektor saat sidang kasus korupsi Chromebook Rp2,18 triliun. Kini berstatus tahanan rumah.
Pemkab Magelang perkuat data kependudukan untuk tekan kemiskinan. Inovasi pelayanan cepat hingga 1 jam terus dikembangkan.
Pemda DIY buka peluang bantuan lampu Stadion Mandala Krida, namun masih menunggu persetujuan KPK sebelum realisasi.
Googlebook resmi diperkenalkan sebagai laptop AI Gemini generasi baru. Simak fitur, keunggulan, dan jadwal rilis 2026.