Dugaan Penistaan Agama di Festival Musik Ancol, Ini Respons Pramono
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta dugaan penistaan agama di festival musik Ancol diproses hukum.
Shinta Nuriyah. /Antara
Harianjogja.com, SLEMAN- Istri mendiang mantan Presiden RI Abdurrahman Wahid, Shinta Nuriyah melaksanakan tradisi yang sudah dijalankannya selama 19 tahun.
Ia menggelar kegiatan makan sahur bersama lintas agama di halaman Gereja Santa Maria Assumpta, Gamping, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu (26/5/2018).
"Kegiatan ini sudah saya lakukan sejak mendampingi Gus Dur di Istana Negara dahulu. Jadi, ini sudah saya lakukan sejak 19 tahun yang lalu," kata Shinta Nuriyah di hadapan ratusan peserta sahur bersama yang terdiri atas berbagai elemen lintas agama.
Menurut Shinta, sahur bersama di Gereja St. Maria Assumpta bertujuan membangkitkan rasa persaudaraan, rasa menghormati, menghargai, serta rasa tolong-menolong antarasesama anak bangsa.
"Oleh karena itu, apakah dia [beragama] Islam, Kristen, Hindu, Budha, (suku) Jawa, Madura, Batak, Cina, saya ajak bersama-sama menyelenggarakan sahur bersama," katanya.
Shinta menyayangkan beragam peristiwa kerusuhan, rasa saling curiga, hujatan, dan fitnah hingga teror bom masih muncul di Indonesia.
"Bangsa Indonesia telah kehilangan hati nuraninya, banyak nilai kemanusiaan tercabik-cabik karena keangkaramurkaan," katanya.
Menurut Shinta, itu terjadi karena ikatan tali persaudaraan dan kerukunan yang telah dibangun para leluhur bangsa, termasuk mendiang Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, telah longgar dan diputus oleh bangsa Indonesia sendiri.
"Benang-benang penyulam tali persaudaraan telah tercerabut dan putus-putus karena diputus oleh bangsanya sendiri," kata Shinta.
Dalam acara yang dikawal ketat oleh aparat kepolisian dan puluhan banser tersebut, Shinta mengajak para peserta membedah bersama-sama arti dari kemajemukan dan persatuan dengan melontarkan beberapa pertanyaan singkat kepada peserta.
"Meskipun kita berbeda agama, saya yakin bahwa semua agama mengajak untuk bersatu, hidup rukun, dan damai, saling menghormati dan menghargai," ucapnya.
Shinta menutup acara itu dengan membaca Syi\'ir Abu Nawas, meniru kebiasaan Gus Dur diiringi dengan rebana serta doa bersama lintas agama.
Pembantu Kepala Paroki Gereja St. Maria Assumpta Gamping Romo Martinus Joko Lelono mengaku senang dengan acara yang digelar mantan ibu negara tersebut.
Acara itu, menurut dia, menjadi ruang perjumpaan bagi masyarakat yang berbeda agama untuk saling mengenal dan menepis kecurigaan.
"Hari ini kita menyaksikan seorang [mantan] ibu negara hadir untuk menawarkan bahwa sahur pun bisa dilakukan di gereja. Bukan untuk mencampuradukkan masalah agama, melainkan ingin menunjukkan bahwa perbedaan agama bukan menjadi sekat, melainkan justru menjadi pemersatu," kata Romo Martinus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta dugaan penistaan agama di festival musik Ancol diproses hukum.
KLH/BPLH menerbitkan Surat Edaran Nomor 16 Tahun 2026 yang melarang pembukaan lahan dengan cara membakar. Kebijakan ini diterapkan untuk mencegah karhutla di te
LPEM FEB UI mengungkap lima jurusan kuliah yang paling banyak menyumbang pengangguran lulusan S1 di Indonesia. Manajemen berada di posisi teratas, disusul Hukum
Hujan meteor Perseid masih dapat disaksikan dari Indonesia pada 13-14 Agustus 2026. Simak waktu terbaik, cara mengamati, dan lokasi ideal untuk melihat meteor.
Menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, Kimaya Sudirman Yogyakarta menghadirkan dua program spesial sepanjang Agustus 2026
Media Jepang menyoroti fenomena ratusan WNI yang menggunakan nama karakter anime seperti Naruto, Uzumaki, Nobita, hingga Sasuke berdasarkan data Dukcapil Semest