Penghasilan Orang Tua di Atas Rp5 Juta, Masih Ada Siswa di Jogja yang Terima KIP

Salsabila Annisa Azmi
Salsabila Annisa Azmi Rabu, 30 Mei 2018 20:50 WIB
Penghasilan Orang Tua di Atas Rp5 Juta, Masih Ada Siswa di Jogja yang Terima KIP

Galih Pramilu (dua dari kiri) dan Yoga Putra (dua dari kanan) memaparkan hasil survey Idea bekerja sama dengan ICW di kantor Idea, Rabu (30/5/2018)./Harian jogja-Salsabila Annisa Azmi

Harianjogja.com, JOGJA - Institute for Development and Economic Analysis (Idea) bekerja sama dengan Indonesian Corruption Watch (ICW) mengadakan survei Kartu Indonesia Pintar (KIP) di Kota Jogja. Hasilnya masih ditemukan pemegang KIP yang bukan merupakan kriteria miskin dan ada keluarga kriteria miskin yang anaknya belum memiliki KIP.

Koordinator Survey Idea Galih Pramilu mengatakan berdasar data Kementerian Pendidikan, terdapat 13.884 peserta Program Indonesia Pintar (PIP) dan Idea mengambil distribusi sampel 82 siswa pemegang KIP. Hasil survei Idea menemukan masih ada 14,7% responden di Kota Jogja yang tidak memenuhi kriteria miskin namun memiliki KIP.

Galih mengatakan kriteria miskin itu dilihat dari berbagai aspek seperti akses listrik, apakah PLN atau tidak sama sekali. Kemudian akses ke layanan kesehatan sudah bebas atau masih disubsidi pemerintah, konsumsi air apakah memakai air PDAM, sumur atau, dari alam terbuka. Namun, Galih mengatakan, apabila orang tuanya memiliki pendapatan di atas Rp5 juta, maka bukan termasuk kriteria miskin lagi.

Setelah tim Idea memeriksa pemegang KIP, ternyata ada yang orang tuanya memiliki penghasilan di atas Rp5 juta," kata Galih dalam Jumpa Pers Survei Idea, Rabu (30/5/2018).

Galih mengatakan tidak ada temuan masyarakat yang memanipulasi data KIP karena KIP bersifat given atau Galih menambahkan, dari survei juga ditemukan sebanyak 1,3% anak yang masuk dalam kriteria miskin yang tidak terdaftar sebagai peserta KIP. Kemudian secara keseluruhan, sebanyak 95,9% responden penerima KIP mengatakan KIP telah membantu mengurangi beban pendidikan anak mereka dan 4,1% mengatakan KIP tidak membantu beban pendidikan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Bhekti Suryani
Bhekti Suryani Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online