SD Negeri 1 Bantul Hadirkan Layanan Pendidikan Terpadu
SD Negeri 1 Bantul terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas melalui penyelenggaraan layanan pendidikan terpadu
Kondisi SSA Bantul usai bentrok suporter, Minggu (3/6/2018)./Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, BANTUL-Rumah Sakit Panembahan Senopati Bantul sempat merawat sembilan korban luka akibat bentrokan yang terjadi Minggu (3/6/2018) malam di Stadion Sultan Agung Bantul. Jumlah ini sekaligus menepis informasi yang beredar di media sosial bahwa korban yang di rawat di RSUD tersebut 12 orang.
Kesembilan korban tersebut adalah Kurniawan Handi, Endang Hidayat, Fajar Shodiq, Defa Darma, Farhan Aldino, Apriansyah, Nur Prasetyo, Mirna, dan Dewi Kartika. Semuanya adalah Jakmania atau pendukung Persija Jakarta.
Dari sembilan korban tersebut, dua di antaranya masih menjalani perawatan hingga Senin (4/6/2018), karena luka yang cukup serius. Keduanya adalah Mirna dan Dewi Kartika. Mirna mengalami cedera pada kepala, sementara Dewi mengalami keram di bagian perut.
"Hanya dua orang yang rawat inap, lainnya sudah pulang," kata Kepala Sub Bagian Hukum, Pemasaran, dan Kemitraan Rumah Sakit Panembahan Senopati Bantul, Siti Rahayuningsih, Senin.
Siti mengatakan, pada Minggu malam, RS Panembahan Senopati memang menerima belasan pasien korban luka dari suporter, baik Jakmania maupun Bonek-suporter Persebaya Surabaya. Namun pihaknya hanya menangani salah satu kelompok suporter dengan alasan supaya tidak terjadi keributan di rumah sakit.
Sementara Mirna mengatakan dirinya mengalami kesakita di bagian kepala akibat terinjak-injak. Dirinya tidak tahu persis kejadian bentrokan Jakmania versus Bonek yang terjadi di Stadion Sultan Agung. Ia bersama teman-temannya masuk pintu stadion, "Depan pintu kami disambut, tapi ternyata dari belakang kami ada serangan dari orang-orang yang mengenakan baju hijau," ucap dia.
Senada dikatakan Apriyansyah yang mengalami luka tusukan di bagian kepala punggung dan tangan. Dirinya belum sampai pintu masuk sudah mendapat serangan dari belakang. Ia tidak tahu benda apa yang melukai tubuhnya.
"Seperti besi tapi tajam," kata dia, Minggu malam.
Ia datang ke Jogja bersama rombongan bus Jakmania pada Minggu siang. Namun Apriyansyah baru masuk Stadion selepas magrib. Meski banyak luka ia merasa dirinya dalam keadaan baik dan sudah dibolehkan pulang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SD Negeri 1 Bantul terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas melalui penyelenggaraan layanan pendidikan terpadu
Gunungkidul masih kekurangan 936 guru SD-SMP. Disdik menyebut pemenuhan tenaga pendidik bergantung pada anggaran dan kebijakan pusat.
Idiec meminta aturan turunan Perpres Ojol menjamin pendapatan pengemudi, kemitraan yang adil, transparansi algoritma, dan perlindungan data.
Simak cara memilih situs streaming film legal dan risiko LK21 atau Indoxxi, mulai dari malware, pencurian data, hingga pelanggaran hak cipta.
Okupansi hotel di KEK Mandalika mencapai 100% selama MotoGP 2026. Hotel di Mataram dan Senggigi juga terisi hingga 80-90%.
LPS mencatat tiga BPR di DIY dicabut izin usahanya. Klaim penjaminan simpanan yang dibayarkan mencapai Rp58,51 miliar.