Laboartorium Obah #3 dan Cara Menjadi Manusia di Tengah Riuhnya Dunia
Alih-alih mandek sepeninggal Sang Maestro Jemek Supardi empat tahun silam, pantomim di Jogja terus dipertunjukkan, dengan segala kreativitas dan inovasinya.
Gelar pasukan jelang Operasi ketupat progo di halaman Pemkab Gunungkidul, Rabu (6/6/2018)./Harian Jogja-Herlambang Jati Kusumo
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Titik rawan kecelakaan menjadi salah satu perhatian Polres Gunungkidul, menjelang arus mudik 2018. Hal tersebut menjadi hal penting mengingat kondisi geografis Gunungkidul yang cukup rawan kecelakaan.
Kapolres Gunungkidul, AKBP Ahmad Fuady mengatakan kontur sebagian besar jalan di Gunungkidul yang bertikungan tajam serta badan jalan yang dipenuhi pohon besar membuat sejumlah titik memang terbilang rawan. Karena itulah, dia mengimbau kepada pengguna jalan harus selalu berhati-hati saat mudik atau berwisata.
“Pemudik maupun wisatawan harus lebih berhati-hati melihat kontur jalan menanjak, menikung banyak yang tidak hapal jalan dikhawatirkan terjadi kecelakaan,” katanya seusai gelar pasukan operasi ketupat, di halaman Pemkab Gunungkidul, Rabu (6/6/2018).
Selain itu, dia juga fokus pada sejumlah titik simpul kemacetan. Setidaknya ada empat titik di Gunungkidul yang selama ini kerap menjadi titik menumpuknya kendaraan. Keempat titik itu adalah Pasar Buah Patuk (Kecamatan Patuk), tikungan Tleseh (Kecamatan Playen), simpang tiga dan empat Gading (Kecamatan Playen), dan sepanjang jalur pantai.
Dia menghimbau agar wisatawan tidak memacu kendaraan terlalu tinggi, karena pada beberapa titik jalan cukup rawan. “Jangan memacu terlalu tinggi patuhi rambu yang ada, dan himbauan petugas di lapangan. Terkadang beberapa jalan sehabis tanjakan tidak tahu pada turunan langsung tikungan, itu kan berbahaya jika tidak hati-hati,” ujarnya.
Selain itu dia juga menyarankan kepada para pemudik maupun wisatawan yang memang sudah kelelahan lebih baik beristirahat di tempat yang sudah disediakan oleh Polres maupun Pemkab atau pihak swasta lain.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Alih-alih mandek sepeninggal Sang Maestro Jemek Supardi empat tahun silam, pantomim di Jogja terus dipertunjukkan, dengan segala kreativitas dan inovasinya.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Polres Kudus mengamankan lima pemuda yang membawa senjata tajam saat menggeruduk kompleks perumahan di Kecamatan Bae.
KAI Commuter menambah 4 perjalanan KRL Jogja-Palur selama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 14–17 Mei 2026.
Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping di Beijing membahas Taiwan, AI, tarif dagang, hingga Selat Hormuz.
Semen Padang siap tampil maksimal melawan Persebaya Surabaya meski sudah dipastikan terdegradasi dari BRI Super League 2026.