GUNUNGKIDUL : Ini Titik Rawan Kecelakaan di Jalur Mudik Lebaran

Herlambang Jati Kusumo
Herlambang Jati Kusumo Jum'at, 08 Juni 2018 06:50 WIB
GUNUNGKIDUL : Ini Titik Rawan Kecelakaan di Jalur Mudik Lebaran

Ilustrasi jalur mudik./Okezone

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL - Beberapa titik yang dinilai rawan kecelakaan menjadi perhatian Polres Gunungkidul, jelang arus mudik mendatang. Berbagai antisipasi dilakukan untuk menghindari korban.

Kasatlantas Polres Gunungkidul, AKP Mega Tetuko mengatakan ada beberapa titik yang diperhatikan. "Ada di Mijahan, Semanu, lalu di Mulo, lalu jalan Patuk-Playen, kawasan Rest area tleseh dan sekitarnya," kata Mega, Kamis (7/6/2018).

Dia mengimbau kepada masyarakat untuk menaati marka jalan yang berlaku, karena saat ini kebanyakan kecelakaan lalu lintas dikarenakan masyarakat tidak menaati rambu yang ada.

Mega mengatakan adanya pos pantau dan pos pelayanan diharapkan dapat membantu mengurangi angka kecelakaan. Kesiapan yang ada, Pospam/Posyan jumlahnya ada tujuh, sedangkan Pos wisata ada sembilan, dan 21 Pos Pam Jalur.

Selain itu dia mengatakan jika ada pelanggaran lalu lintas akan dilakukan teguran maupun tilang, agar mengurangi pelanggar lalu lintas yang dikhawatirkan menimbulkan kecelakaan. Selain itu juga untuk menghindari kemacetan.

Sebelumnya Kapolres Gunungkidul, AKBP Ahmad Fuady menghimbau harus selalu berhati-hati. “Pemudik maupun wisatawan harus lebih berhati-hati melihat kontur jalan menanjak, menikung banyak yang tidak hapal jalan dikhawatirkan terjadi kecelakaan,” katanya.

Dia menghimbau agar wisatawan tidak memacu kendaraan terlalu tinggi, karena pada beberapa titik jalan cukup rawan. “Jangan memacu terlalu tinggi patuhi rambu yang ada, dan imbauan petugas di lapangan. Terkadang beberapa jalan sehabis tanjakan tidak tahu pada turunan langsung tikungan, itu kan berbahaya jika tidak hati-hati,” ujarnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Bhekti Suryani
Bhekti Suryani Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online