PSS Sleman Siap Hadapi Dewa United, Usung Misi Bangkit Usai 2 Kekalahan
PSS Sleman membidik poin saat menghadapi Dewa United yang belum terkalahkan di liga pada Minggu (20/9/2026) di Banten.
Kemacetan, macet. - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Sejumlah jalur rawan kecelakaan, rawan bencana hingga rawan kemacetan terus dipetakan untuk menghadapi mudik lebaran. Berbagai skenario penanganan pun disiapkan untuk menghadapi sejumlah jalur rawan tersebut.
Kepala Dinas Perhubungan Sleman, Arip Pramana menjelaskan di Sleman ada sejumlah jalur yang masuk dalam kategori rawan kecelakaan. Di Sleman setidaknya ada tiga jalan yang dikategorikan rawan kecelakaan, ketiganya meliputi Jl Wates KM 5,7 dan 9, lalu Jl Solo KM 1, 13, dan 10 serta Jl Magelang KM 11 dan 14.
BACA JUGA: Arus Mudik Lebaran 2025: Kulonprogo Antisipasi Pasar Tumpah
Namun perihal pertimbangan jalur tersebut masuk dalam rawan, Arip mengatakan Satlantas Polresta Sleman yang bisa menjelaskan secara mendetail. Untuk pencegahannya, ketiga ruas tersebut akan dilakukan monitoring melalui patroli lalu lintas.
Sementara untuk jalur rawan bencana, Arip menyebut jalur Prambanan atas menjadi jalur yang patut diwaspadai. Kemiringan jalurnya yang cukup curam membuat pengendara kudu berhati-hati ketika melintasi jalur ini.
"Mungkin di Prambanan atas yang biasanya longsor dan sebagainya. Data BPBD yang lebih lengkap. Karena kemiringan lokasi agak ekstrem kalau di Prambanan atas," tandasnya.
Di sisi lain, untuk jalur kemacetan di Sleman, Dishub Sleman mencatat setidaknya 15 jalur yang dikategorikan sebagai jalur rawan kemacetan. Belasan jalur rawan macet itu meliputi simpang (Sp) Tempel, Sp 4 Beran, Sp. 4 Denggung, Sp 4 Demak ijo, Sp 4 Pelem Gurih, Sp 3 Gamping, Sp 4 Monjali, Sp 4 Gejayan, Sp 4 Condongcatur, Sp 3 Maguwo, Sp 3 Bandara, Sp 4 Raden ronggo, Sp.l 4 Kalasan, Sp 4 Prambanan dan Exit Toll Fungsional Tamanmartani, Kalasan.
Untuk mengatasi kemacetan di jalur tersebut, nantinya arus lalu lintas akan dikendalikan melalui system ATCS untuk simpang di jalan Kabupaten. Koordinasi akan dilakukan antara Dishub DIY untuk simpang di jalan Provinsi. Sementara koordinasi dengan BPTD kelas II DIY dilakukan untuk simpang di jalan Nasional.
"Beberapa simpang empat, mulai dari simpang tiga Maguwo sampai Monjali itu memang ada beberapa pengaturan yang tadi udah dikoordinasikan mungkin pengaturan durasi APILL tapi itu situasional tergantung juga nanti diskresi kepolisian," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSS Sleman membidik poin saat menghadapi Dewa United yang belum terkalahkan di liga pada Minggu (20/9/2026) di Banten.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu 26 September 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jadwal dari Jogja dan Kutoarjo selengkapnya.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 26 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA serta waktu tempuhnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 26 September 2026 dari Palur menuju Jogja/Tugu tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 26 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Subsidi BBM dan LPG 3 kg 2027 turun Rp11,4 triliun. DPR menyoroti data penerima subsidi dan tingginya exclusion error pemerintah.