Demi Peran di Film Kuasa Gelap, Venly Arauna Rela Jadi Ubi
Venly Arauna rela kehilangan peran di proyek sebelumnya demi memerankan Daniel dalam film Kuasa Gelap: Perjanjian Darah.
Titiek Soeharto saat menunjukan kartu keanggotaan Partai Berkarya di desa Kemusuk, Sedayu. Senin (10/6/2018)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, JAKARTA- Siti Hediati Haryadi atau Titiek Soeharto mengumumkan pengunduran dirinya dari anggota Partai Golkar maupun dari jabatan sebagai anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar dan menyatakan bergabung dengan Partai Berkarya yang dipimpin oleh adiknya Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto.
Titiek Soeharto akan menempati jabatan strategis di partai barunya yakni sebagai koordinator dari komando daerah pemilihan (kodapil).
"Ya benar, Mbak Titiek Soeharto bergabung dengan Partai Berkarya. Beliau akan menempati posisi senior dan sangat strategis di struktur Partai Berkarya," kata Sekretaris Jenderal Partai Berkarya, Priyo Budi Santoso, ketika dihubungi melalui telepon selulernya, di Jakarta, Senin malam.
Menurut Priyo Budi Santoso yang juga berasal dari Partai Golkar, sebagai Koordinator Kodapil, Titiek Soeharto akan menangani para calon anggota legislatif (caleg) Partai Berkarya dari seluruh daerah pemilihan di Indnesia.
Titiek Soeharto, kata dia, juga akan menjadi caleg Partai Berkarya untuk DPR RI dari daerah pemilihan DI Yogyakarta.
Sebelumnya, Titiek Soeharto mengumumkan pengunduran dirinya dari anggota Partai Golkar maupun dari jabatan sebagai anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar dan menyatakan bergabung dengan Partai Berkarya yang dipimpin oleh adiknya Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto.
Pernyataan pengunduran diri tersebut disampaikan Titiek Soeharto di sela kegiatan Deklarasi Konsolidasi Pemenangan Partai Berkarya, di Memorial Jenderal Besar Soeharto atau Museum Soeharto, di Dusun Kemusuk, Desa Argomulyo, Kecamatan Sedayu, Kabupaten Bantul, Yogyakarta, Senin (11/6/2018).
Hadir pada kegiatan tersebut antara lain, Ketua Umum DPP Partai Berkarya Hutomo Mandala Putra dan Sekretaris Jenderal DPP Partai Berkarya Priyo Budi Santoso.
"Saya memutuskan untuk mundur dari Partai Golkar dan memilih memperjuangkan kepentingan rakyat melalui Partai Berkarya," kata Titiek Soeharto.
Anggota Komisi IV DPR RI itu menyatakan, memutuskan mundur dari Partai Golkar dan bergabung dengan Partai Berkarya dengan beberapa pertimbangan, antara lain, melihat kondisi rakyat miskin Indonesia yang memprihatinkan, sehingga akan memperjuangkan aspirasi rakyat bersama Partai Berkarya.
"Rakyat Indonesia saat ini, ada sekitar tujuh juta jiwa yang menganggur dan hidup miskin," katanya.
Putri Presiden Soeharto ini melihat pemerintah juga terus menerapkan kebijakan impor yang berdampak merugikan petani. Menurut Titiek, dirinya sedih melihat kondisi rakyat tapi tidak bisa menyuarakannya melalui Partai Golkar yang merupakan sahabat Pemerintah.
Namun, Titiek juga mengucapkan terima kasih kepada Partai Golkar yang telah memberikan kesempatan kepada dirinya untuk berkarir di politik dan menjadi anggota legislatif.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Venly Arauna rela kehilangan peran di proyek sebelumnya demi memerankan Daniel dalam film Kuasa Gelap: Perjanjian Darah.
Cara mematikan download otomatis WhatsApp di Android dan iPhone agar foto, video, audio, serta dokumen tidak memenuhi memori HP
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melalui inisiatif keberlanjutan GoZero% kembali menghadirkan aksi lingkungan bersama masyarakat melalui GoZero%
Timnas voli putra Indonesia hadapi Iran di laga penentu Pool B Asian Games 2026, Selasa 29 September pukul 14.00 WIB. Cek jadwal dan peluangnya.
KNKT mengungkap 6 faktor penyebab tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan Commuter Line di Bekasi Timur. Dari sinyal hingga pengereman, ini temuan lengkapnya.
Astra Motor Yogyakarta menggelar Bootcamp Road to Cari Aman Academy untuk mengasah kompetensi siswa sebagai pelopor keselamatan berkendara.