Pancuran 13 Guci Tegal Kembali Ramai Seusai Banjir
Pancuran 13 Guci mulai bangkit seusai banjir 2026 Wisatawan kembali berdatangan dan Pemkab Tegal fokus menata ulang destinasi air panas tersebut
Alumni SMP 8 Yogyakarta Angkatan 1993 saat berkunjung ke Harian Jogja, Senin (10/6/2018). - Harian Jogja/Nina Atmasari
Harianjogja.com, JOGJA- Kesuksesan seseorang tidak akan lepas dari peran sang guru. Atas dasar itulah, Reuni Perak angkatan 1993 SMP Yogyakarta ingin menunjukkan bakti para alumni terhadap para guru mereka.
Reuni perak Reuni Perak angkatan 1993 SMP Yogyakarta akan dilaksanakan Senin (18/6/2018) pukul 09.00 WIB di kampus SMP 8 Jalan Kahar Muzakir Terban Kota Jogja.
Pada acara tersebut, panitia mengundang dan menghadirkan guru-guru yang mengajar pada era 1990-an yang sebagian telah purna tugas.
Ketua Panitia Reuni, Purnomo Sumardamto menyebutkan panitia telah mengkonfirmasi ada 15 guru yang akan hadir pada kegiatan tersebut. "Kehadiran guru diharapkan dapat mengobati rasa kangen alumni, sekaligus ungkapan syukur dan terima kasih atas jasa mereka," katanya, dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Rabu (13/6/2018).
Selain itu, pada acara tersebut juga akan sumbangsih alumni angkatan 1993 kepada almamater berupa bangunan taman baca outdoor dan perbaikan keramik kamar mandi. "Pembangunan taman bacaan ini untuk mendukung budaya literasi di kalangan siswa SMP 8," tambah Damto, sapaan akrab Purnomo Sumardamto.
Reuni kali ini mengusung tema Durung Suwe Uwis Selawe, Paseduluran Saklawase, yang seakan menegaskan bahwa waktu berjalan sangat cepat. "Rasanya belum lama memakai seragam putih biru, ternyata sudah 25 tahun," katanya.
Reuni akan digelar di sekolah, seakan untuk membangkitkan nostalgia. Dengan dilaksanakna di sekolah, para alumni akan mengenang setiap sudut sekolah dan kelas yang menyimpan kenangan bagi mereka.
Humas Panitia, Anis Rohmah Nurjanah menambahkan pada tahun-tahun sebelumnya, alumni selalu mengadakan kegiatan berupa bakti sosial berupa bazar smebako maupun pengobatan gratis dengan sasaran masyarakat yang membutuhkan di Jogja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pancuran 13 Guci mulai bangkit seusai banjir 2026 Wisatawan kembali berdatangan dan Pemkab Tegal fokus menata ulang destinasi air panas tersebut
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.