Pemkab Minta Pelaku Wisata Tak Nuthuk Harga

Jalu Rahman Dewantara
Jalu Rahman Dewantara Sabtu, 16 Juni 2018 12:48 WIB
Pemkab Minta Pelaku Wisata Tak Nuthuk Harga

Seorang pekerja menyirami bunga matahari di Taman Bunga Matahari Nawari, Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo, Gunungkidul, Jumat (8/6/2018)./Harian Jogja-Jalu Rahman Dewantara

Harianjogja.com, WONOSARI---Bupati Gunungkidul, Badingah mengimbau kepada pedagang dan penjual jasa di objek wisata untuk tidak mematok tarif gila-gilaan atau nuthuk saat libur Lebaran ini. Hal ini dilakukan semata-mata demi menunjang kenyamanan wisatawan.

Diakui Badingah momen libur Lebaran memang kerap dimanfaatkan para pedagang dan penjaja jasa wisata nakal menaikkan tarif yang terkadang tak wajar dan tanpa sepengetahuan wisatawan.

Adapun upaya yang telah dilakukan Pemkab Gunungkidul dalam hal ini Dinas Pariwisata yakni dengan sosialisasi ke para pelaku wisata.

Selain itu koordinasi dengan kelompok sadar wisata (Pokdarwis) juga telah dilakukan. Jika nanti masih ditemukan adanya pedagang atau penjaja jasa wisata yang mematok tarif tidak wajar sanksi yang diberikan merupakan wewenang masing-masing pokdarwis. "Demi menjaga kenyamanan wisatawan," ujar Badingah, Sabtu (16/06/2018).

Ketua Pokdarwis Pantai Baron, Edy mengatakan telah berkoordinasi dengan para pedagang dan penjaja jasa wisata di Pantai Baron untuk tidak menaikkan harga secara tidak wajar.

Edy menyatakan kenyamanan wisatawan menjadi prioritas utama. Dia berharap dengan tidak adanya tarif gila-gilaan bisa membuat wisatawan datang kembali.

 

 

 

 

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sugeng Pranyoto
Sugeng Pranyoto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online