Hyundai Stargazer Siap Mengaspal di Jogja
Hyundai Stargazer resmi hadir di Jogja, setelah sebelumnya diluncurkan oleh PT Hyundai Motors Indonesia (HMID)
Suasana Terminal Dhaksinarga, Wonosari saat arus balik, Selasa (19/6/2018). /Harian Jogja-Herlambang Jati Kusumo
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Meski tak seperti arus balik di hari sebelumnya, hari terakhir libur Lebaran, sejumlah ruas jalan di Gunungkidul terpantau masih cukup padat. Akibatnya, kedatangan beberapa bus di terminal pun sempat terlambat, salah satunya di Terminal Dhaksinarga, Wonosari, Gunungkidul.
Kepala Terminal Dhaksinarga Wonosari Moch. Edy Lestari mengatakan cukup banyak bus yang datang terlambat di terminal Dhaksinarga. Keterlambatan bus itu, kata dia bisa mencapai empat hingga lima jam.
Hari ini, dia mengatakan masih cukup banyak penumpang. Pihak perusahaan otobus (PO) yang terlambat menurut Edy juga sudah menginfokan ke para penumpang.
Edy mengatakan kemacetan terjadi di jalur selatan yaitu di Bumiayu, hingga Kebumen dan Purworejo, sehingga menyebabkan keterlambatan bus. Keterlambatan tersebut sebenarnya sudah terjadi dari kemarin menurut Edy, namun hari ini lebih lama menurutnya.
Adapun jumlah keberangkatan penumpang di Terminal Dhaksinarga, Wonosari dari Minggu (17/6)-Selasa(19/6) sebanyak 3.027 orang dengan 141 bus. “Itu masih ada tambahan bus sebanyak 56 unit, dengan jumlah penumpang 1.396 penumpang,” kata Edy, Rabu (20/6/2018).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hyundai Stargazer resmi hadir di Jogja, setelah sebelumnya diluncurkan oleh PT Hyundai Motors Indonesia (HMID)
Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping di Beijing membahas Taiwan, AI, tarif dagang, hingga Selat Hormuz.
Semen Padang siap tampil maksimal melawan Persebaya Surabaya meski sudah dipastikan terdegradasi dari BRI Super League 2026.
Ekonomi Indonesia tumbuh 5,61 persen pada triwulan I-2026. Menkeu Purbaya menyebut konsumsi rumah tangga jadi penopang utama daya beli.
Jemaah haji asal Probolinggo meninggal dunia di Makkah setelah dirawat di ICU akibat gagal napas. Almarhum sempat menunaikan umrah wajib.
Pemerintah segera terbitkan aturan baru e-commerce yang mengatur transparansi biaya marketplace dan perlindungan UMKM serta seller.