Kunjungan Wisatawan ke Puncak Becici Naik Dibanding Lebaran 2017

Wisatawan menikmati keindahan alam di Puncak Becici, Terong, Dlingo, beberaa waktu lalu. - Harian Jogja/Ujang Hasanudin)
20 Juni 2018 14:10 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL--Kunjungan wisatawan ke Puncak Becici terus meningkat. Bahkan momen Lebaran tahun ini jumlah wisatawan yang berkunjung ke objek wisata yang pernah dikunjungi mantan Presiden Amerika Barack Hussein Obama itu meningkat berkali lipat di banding Lebaran tahun lalu.

Sejak hari pertama Lebaran pada Jumat (16/6/2018) hingga H+4 Lebaran atau Selasa (19/6/2018), tercatat 28.365 wisatawan yang berkunjung. Sementara data pengunjung Lebaran 2017 hanya 14.792 orang. Puncak kunjungan terjadi pada Minggu (18/6/2018), jumlah wisatawan sampai 7.698 orang dalam sehari.
 
Jika hari biasa di luar liburan kunjungan harian berkisar 700-1.000 orang, dan akhir pekan bisa mencapai 3.000-3.500 orang. Jumlah wisatawan masih didominasi wisatawan Nusantara. "Wisatawan mancanegara ada tetapi belum terlalu banyak," kata Ketua Operator Pengelola Puncak Becici, Gandi Saputra, Rabu (20/6/2018).

Menyambut wisatawan, pengelola sudah menambah sejumlah fasilitas pendukung, mulai dari toilet modern, aula pertemuan, hingga spot-spot foto untuk pengunjung yang hobi berswafoto. Selain itu juga penambahan areal parkir kendaraan. Saat ini tempat parkir bisa menamung 200 mobil, 300 motor, dan 20 bus.

"Itu tempat parkir yang kami kelola melalui koperasi Notowono. Masih ada tempat-tempat parkir yang disediakan masyarakat di persil-persil pribadi," papar Gandi.

Pengelola juga menyediakan fasilitas transportasi jip bagi wisatawan yang akan menelusuri perkampungan dan pusat kerajinan bambu yang dikelola mayarakat.

Beberapa spot menarik yang paling banyak diminati wisatawan, kata Gandi, adalah panggung hiburan dengan latar belakang sawah dan hutan, puncak pohon, dan gubuk kelompok tani hutan. Lokai Puncak Becici yang berada 30 kilometer dari pusat Kota Jogja ini tidak sulit di jangkau.

Bahkan ada tiga jalur yang bisa dilalui menuju objek wisata di Desa Muntuk, Kecamatan Dlingo tersebut, yakni melalui Jalan Imogiri-Mangunan, Jalan Wonolelo Pleret-Terong Dlingo (Jalur Cinomati), dan Jalan Jogja-Wonosari (Patuk Gunungkidul). Dari tiga jalur tersebut, yang paling aman dan mudah dilalui lewat Patuk Gunungkidul, terutama untuk kendaraan berdimensi besar. Terpenting adalah minim risiko.

Selama libur Lebaran ini hingga 24 Juni nanti kendaraan berdimensi besar seperti bus belum diperbolehkan untuk masuk kawasan wisata Dlingo untuk menghindari kepadatan arus lalu lintas.