Marbot di Sleman Dapat Santunan BPJamsostek Rp42 Juta di Milad DMI
Milad ke-54 DMI Sleman diwarnai penyerahan santunan Rp42 juta kepada marbot. Program perlindungan ini hasil kolaborasi BPJamsostek, Baznas, BSI, dan Pemkab Slem
Ilustrasi./Solopos-Nicolous Irawan
Harianjogja.com, JOGJA- Mengantisipasi puncak arus balik yang diperkirakan terjadi pada Sabtu (23/6/2018), durasi lampu APILL di perbatasan yang ke luar dari Kota Jogja akan diperpanjang. Sebaliknya, durasi lampu APILL kendaraan yang masuk Jogja akan dipersingkat.
Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Jogja Golkari Made Yulianto menjelaskan perubahan waktu tersebut dilakukan untuk mengatasi kepadatan lalu lintas di wilayah perbatasan. Pasalnya, diperkirakan volume kendaraan selama arus balik pada Sabtu (23/6/2018) dan Minggu (24/6/2018) diperkirakan mengalami kenaikan. "Kami prediksi akhir pekan ini terjadi peningkatan kendaraan arus lalu lintas. Terutama di ruas-ruas jalan yang berada di wilayah perbatasan,” katanya, Jumat (22/6/2018).
Menurut dia, peningkatan kepadatan volume kendaraan pada akhir pekan akan terjadi merata di seluruh daerah perbatasan. Termasuk di wilayah perkotaan yang menghubungkan Jogja dengan jalur utama menuju berbagai kota besar di Pulau Jawa. "Untuk itu, kami akan mengatur durasi lampu lalu lintas jika terjadi kepadatan di wilayah perbatasan," katanya.
Durasi lampu hijau yang mengarah ke luar kota akan diperpanjang sehingga kendaraan pemudik tidak perlu terjebak antrean terlalu lama. Jika di setiap persimpangan terjadi kepadatan kendaraan maka hal itu dapat berpotensi menambah kepadatan lalu lintas. "Jadi antrean panjang yang kami potong. Ini menyesuaikan dengan kondisi di lapangan," ujarnya.
Menurutnya, pengaturan durasi lampu lalu lintas dapat dilakukan melalui ruang kontrol di Dinas. Pasalnya hampir semua APILL di Jogja sudah dilengkapi dengan sistem area traffic control system (ATCS). Misalnya, jalur utama yang menghubungkan simpang Wirobrajan di sisi barat hingga simpang empat SGM di sisi timur sudah dilengkapi dengan ATCS.
"Kami juga sudah memasang sejumlah rambu yang akan mengarahkan pemudik untuk menggunakan jalur alternatif. Jadi tidak perlu melintas ke pusat kota," ujarnya.
Menurut Golkari, kondisi lalu lintas di pusat kota sudah berangsur lancar setelah sempat mengalami kepadatan pada awal pekan. Kepadatan mungkin akan kembali terjadi pada akhir pekan ini meski tidak sepadat saat awal libur Lebaran.
Manajemen lalu lintas dengan memasang pembatas jalan di sejumlah ruas jalan utama di Kota Yogyakarta tetap akan diterapkan untuk mengurangi pengguna jalan yang akan memotong jalur atau berbalik arah. “Hambatan seperti itu bisa menambah kepadatan lalu lintas,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Milad ke-54 DMI Sleman diwarnai penyerahan santunan Rp42 juta kepada marbot. Program perlindungan ini hasil kolaborasi BPJamsostek, Baznas, BSI, dan Pemkab Slem
Vinicius Jr resmi memperpanjang kontrak bersama Real Madrid di tengah rumor transfer ke Arsenal. Kesepakatan tercapai usai negosiasi dengan klub.
AS menyatakan jalur sementara di Selat Hormuz akan dibuka tanpa izin maupun biaya. Iran dan Oman disebut hampir merampungkan kesepakatan pelayaran.
DPS Pilur Gunungkidul 2026 ditetapkan sebanyak 120.856 calon pemilih di 31 kalurahan. DPT dijadwalkan ditetapkan pada 24 Agustus 2026.
Prediksi Indonesia vs Singapura di Piala AFF 2026. Simak head to head, prediksi skor, susunan pemain, dan skenario Garuda lolos semifinal.
Menkes Budi Gunadi Sadikin memerintahkan audit dugaan nakes menghina pasien BPJS. Hasil investigasi Inspektorat Kemenkes ditargetkan rampung pekan ini.