KBD 2026 Solo Sasar 3 Kelurahan, Talud dan Saluran Air Dibantu TNI
KBD Tahap III-V Solo menyasar Gandekan, Tipes dan Semanggi dengan perbaikan talud, pavingisasi dan saluran air untuk cegah genangan.
Ilustrasi maling./JIBI
Harianjogja.com, JOGJA- Nasib naas menimpa salah seorang pengunjung Pemda DIY, Jumat (22/6/2018). Pasalnya, helm yang digunakan saat berkunjung ke Pemda DIY hilang.
Adalah Harta Nining, warga Wirobrajan Jogja yang mengalaminya. "Iya benar saya yang kehilangan helm di sana tadi [kemarin]," katanya kepada Harianjogja.com, Jumat (22/6/2018).
Awalnya, ia masuk ke Kepatihan melewati pintu timur atau pintu belakang area pemerintahan itu. Kemudian Nining langsung menuju tempat parkir yang berada di dekat kantor gubernur atau Biro Umum. "Itu sekitar pukul 10.00 WIB lebih saya sampai di lokasi. Saya menuju ruang sekretaris gubernur dan ke biro umum untuk memohon kata sambutan tertulis Ngarso Dalem untuk katalog pameran Perspektif," paparnya.
Selesai urusan, betapa kagetnya Nining saat hendak pulang. Pasalnya helm kesayangan yang digunakan hilang. Padahal ia harus bergegas menuju Kantor Disbud untuk urusan berbeda. "Saya kemudian mencari penjual helm. Sampai kantor Disbud DIY enggak ada," ceritanya.
Nining akhirnya bisa membeli helm pengganti yang hilang setelah dari Disbud. Berdasarkan informasi dari penjualan toko helm yang dia beli, sudah ada beberapa orang yang bernasib sama dengan Nining. "Saya dapat info, kalau beberapa orang kehilangan helm saat di parkir di kantor Kepatihan. Ada yang harganya Rp1 juta lebih pula," katanya.
Sayangnya, Nining tidak melaporkan kejadian tersebut kepada petugas termasuk Satpol PP. Alasannya, karena dia buru-buru untuk pergi ke Disbud DIY untuk keperluan yang sama. "Helm saya nggak mahal kok mas. Tapi kan jadi repot kalau helm hilang," ujarnya.
Dia hanya berharap agar petugas keamanan jangan hanya menjaga di pintu masuk tetapi juga di pintu keluar. Jika perlu, di setiap lokasi parkir juga dijaga oleh petugas. "Bagi warga yang berkunjung, jangan taruh helm hanya di atas jok atau spion. Sebaiknya dikunci di bawah jok. Atau jika perlu dibawa," pintanya.
Terkait kasus tersebut, Jarwo Kabid Trantib Satpol PP DIY mengaku belum mendapatkan laporan adanya pengunjung Pemda yang kehilangan helm. Sebab tidak ada laporan kehilangan yang diterima petugas. "Kami baru tahu info [kasus] tersebut. Kami akan tingkatkan pengamanan dan pengondisian petugas lebih inten. Petugas yang ada akan dimaksimalkan," kata Jarwo.
Diakuinya, kondisi parkir di lokasi kejadian tergolong baru sehingga belum terpasang CCTV. Ke depan, pihaknya akan membicarakan masalah CCTV tersebut untuk menunjang faktor keamanan di sekitar lokasi. "Lokasi parkir baru sehingga CCTV belum terpasang," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KBD Tahap III-V Solo menyasar Gandekan, Tipes dan Semanggi dengan perbaikan talud, pavingisasi dan saluran air untuk cegah genangan.
Dugaan pungli food truck di Alkid masuk tahap baru. Aipda S ditetapkan sebagai terduga pelanggar dan menjalani pemeriksaan Propam.
Nicolas Batum mengumumkan pensiun setelah 18 musim di NBA. Ia menutup karier dengan 11.553 poin dan dua medali perak Olimpiade.
Jadwal Asian Games 2026 hari ini, Selasa 22 September. Indonesia tampil di 17 cabor, termasuk bulu tangkis beregu putra dan putri.
IHSG melemah 0,88% ke 6.384,73 jelang RDG BI. Simak area support IHSG dan rekomendasi saham BIPI, IRSX, GDST, serta SMRA.
Asita DIY menyebut Kelok 23 berpotensi membuka koridor wisata Bantul-Gunungkidul dan memperpanjang lama tinggal wisatawan di DIY.