Satu PNS Mantan Terpidana Korupsi di Kulonprogo Masih Aktif
Semenjak ditetapkannya Undang-undang Tipikor tahun 2009, Kulonprogo memiliki tiga kasus korupsi di lingkungan pegawai negeri sipil. Ketiga kasus tersebut terjadi di tahun 2013 dan 2014.
Wisatawan menikmati keindahan laguna Pantai Trisik, belum lama ini. Istimewa/JIBI
Harianjogja.com, KULONPROGO—Setelah hampir satu dekade mengalami keterpurukan, Pantai Trisik mencoba bangkit. Mengandalkan daya tarik baru berupa laguna, pada puncak libur Lebaran 2018, pengunjung mencapai 1.500 orang. Jumlah itu sangat fantastis mengingat sebelumnya objek wisata ini hanya didatangi puluhan wisatawan.
Pantai Trisik yang dulu sempat menjadi destinasi wisata andalan Kabupaten Kulonprogo kini bangkit dengan mengandalkan empat laguna sebagai daya tarik utama. Di Pantai Trisik terdapat empat laguna, dua di antaranya dikembangkan sebagai kawasan mangrove. Dua laguna lainnya dimanfaatkan sebagai wahana air seperti perahu bebek. Untuk menarik minat wisatawan, pantai ini juga dilengkapi dengan kolam renang yang bisa menjadi pilihan untuk wisatawan agar tetap bisa bermain air. "Berdasar perhitungan kami, saat libur Lebaran ada lebih dari 1.500 wisatawan yang datang," kata Sekretaris Paguyuban Laguna Pantai Trisik, Edy Yulianto, Selasa (26/6/2018).
Edy menyatakan, selama setahun terakhir, Pantai Trisik hanya dikunjungi sekitar 1.000 wisatawan. Jumlah itu jauh dari angka kunjungan wisata di objek wisata lain di Kulonprogo yang mencapai belasan ribu wisatawan, khususnya saat libur Lebaran. “Dengan wajah baru, Pantai Trisik mencoba bangkit dan hidup kembali," katanya.
Sekretaris Dinas Pariwisata (Dispar) Kulonprogo, Roehedy Goenoeng, mengaku tidak terkejut dengan bangkitnya Pantai Trisik saat libur Lebaran 2018. Terlebih dirinya juga mendengar adanya investor yang ikut mengembangkan kawasan Pantai Trisik. Dengan potensi yang cukup besar ditambah dengan keinginan warga yang tinggi untuk meramaikan kembali wisata tersebut sudah sepantasnya Pantai Trisik diminati investor. “Objek wisata sekelas Pantai Trisik yang dulu sempat menjadi objek wisata unggulan harus bangkit lagi,” katanya.
Goenoeng berpesan kepada pengelola Pantai Trisik dan objek wisata lain untuk terus berinovasi. "Objek wisata harus memiliki keunggulan misalnya kuliner. Kalau Trisik dulu terkenal dengan penjualan ikan, sekarang kembangkan lagi, bikin makanan olahan ikan yang hanya bisa ditemukan di Trisik. Hal inilah yang bisa menggaet wisatawan ketimbang spot foto," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Semenjak ditetapkannya Undang-undang Tipikor tahun 2009, Kulonprogo memiliki tiga kasus korupsi di lingkungan pegawai negeri sipil. Ketiga kasus tersebut terjadi di tahun 2013 dan 2014.
Polresta Sleman bentuk tim khusus untuk selidiki kasus 11 bayi di Pakem, termasuk dugaan adopsi ilegal dan TPPO.
Grand Rohan Jogja kembali menghadirkan ruang apresiasi seni melalui pameran seni lukis bertajuk “The Beauty of Color”. Pameran ini resmi dibuka Senin (18/5)
Dua wakil Indonesia lolos ke babak utama Malaysia Masters 2026, drama kualifikasi warnai hasil di Axiata Arena Kuala Lumpur.
Samsung Messages resmi dihentikan Juli 2026. Pengguna Galaxy wajib pindah ke Google Messages. Simak cara backup data dan jadwalnya.
Gerbang Tol Trihanggo Sleman usung siluet Ratu Boko dan aksara Jawa, jadi ikon budaya baru di Tol Jogja–Solo.