Bansos September 2026 Belum Cair Padahal Terdaftar? Ini Penyebabnya
Bansos September 2026 belum cair meski nama terdaftar? Simak penyebab, cara cek status, perubahan desil hingga masalah rekening.
Ilustrasi ikan teri./JIBI
Harianjogja.com, JOGJA- Ikan teri yang beredar di pasaran di DIY belum 100% aman.
Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan Yogyakarta menemukan ikan teri mengandung formalin saat melakukan inspeksi di sejumlah pasar tradisional di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Yogyakarta Sandra MP Linthin saat ditemui di ruang kerjanya di Jogja, Selasa (26/6/2018), mengatakan teri dengan kandungan formalin paling banyak ditemukan di pasar tradisional di Kabupaten Sleman, selain ditemukan di Kulonprogo dan Kota Jogja.
"Di Sleman peredarannya cukup banyak, di 40 pasar di Sleman sudah dilakukan pemeriksaan bersama-sama Disperindag dan hampir seluruhnya ditemukan [teri berformalin]," kata dia.
Dia menjelaskan ciri-ciri fisik teri berformalin sulit dibedakan dengan teri tak berformalin. Namun demikian, masyarakat dapat mengenali perbedaanya melalui bau yang menyengat.
"Selain baunya yang lebih menyengat, biasanya makanan berformalin tidak dikerumuni lalat," kata dia. Untuk membantu mempermudah masyarakat mengenali makanan berformalin, pemerintah telah melakukan intervensi dengan memberikan zat pemahit (denatonium sakarida) pada formalin sehingga segala jenis makanan yang dicampur dengan formalin akan terasa pahit.
"Meski efeknya tidak langsung, masyarakat tetap harus mewaspadai dengan ciri-ciri tersebut karena sangat berbahaya bagi kesehatan," katanya.
Untuk mengatasi penjualan teri berformalin, BBPOM Yogyakarta bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY telah membentuk tim khusus melibatkan penyidik PPNS untuk menyisir penjualan teri berformalin di pasar tradisional.
"Seharusnya ikan teri cukup diawetkan dengan garam. Akan tetapi karena ingin lebih murah maka menggunakan formalin," kata dia.
Berdasarkan hasil penelusuran yang dilakukan oleh tim tersebut, produsen teri berformalin serta makanan mengandung bahan berbahaya lainnya seluruhnya berasal dari luar DIY.
Para pedagang ikan teri di DIY hanya melakukan beli putus dari para distributor yang berasal dari luar daerah.
Selain teri berformalin, petugas BBPOM Yogyakarta juga masih menemukan kerupuk mengandung Rodhamin B.
"Semuanya kami pastikan dari luar DIY, produsennya dari Muntilan dan Purworejo, Jawa Tengah, kami sudah berkoordinasi dengan BBPOM Semarang," kata Sandra.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Bansos September 2026 belum cair meski nama terdaftar? Simak penyebab, cara cek status, perubahan desil hingga masalah rekening.
Jadwal KA Bandara YIA Minggu 27 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA serta waktu tempuhnya.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Minggu 27 September 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jadwal dari Jogja dan Kutoarjo selengkapnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 27 September 2026 dari Palur menuju Jogja/Tugu tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 27 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
DPRD Gunungkidul menegaskan Perubahan APBD 2026 harus berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar besarnya anggaran.